Penipuan Dokumen Digital Marak, Warga Diimbau Lebih Ketat Verifikasi login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Teknologi Informasi Penipuan Dokumen Digital Marak, Warga Diimbau Lebih Ketat Verifikasi CNN Indonesia Jumat, 13 Feb 2026 11:30 WIB Bagikan: url telah tercopy Maraknya penipuan digital mendorong pentingnya literasi dan tanda tangan elektronik tersertifikasi. (Foto: CNN Indonesia/Wisga Putra) Jakarta, CNN Indonesia — Maraknya penipuan berbasis dokumen digital mendorong penguatan literasi dan penggunaan tanda tangan elektronik tersertifikasi. Praktik pemalsuan purchase order (PO), surat instansi, hingga dokumen transaksi kian sering terjadi dan menimbulkan kerugian, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).CEO dan Founder Privy Marshall Pribadi mengatakan transaksi elektronik pada dasarnya merupakan perbuatan hukum yang menimbulkan hak dan kewajiban. Tantangan terbesarnya adalah memastikan identitas para pihak dan keutuhan dokumen benar-benar dapat dipercaya.Lihat Juga :Menkomdigi: Platform Digital Wajib Patuh Hukum Indonesia ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Menurutnya, meski Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) telah mengatur penggunaan sertifikat elektronik sejak 2008, kasus penipuan digital masih tinggi. Sepanjang 2025, tercatat 300.000 hingga 400.000 laporan terkait penipuan digital.”Artinya saya merasa masih belum berhasil untuk menghadirkan jaminan kepercayaan dalam transaksi elektronik. Kenapa? Masih banyak orang jatuh dalam kasus penipuan digital,” ujar Marshall, dalam konferensi pers, Jakarta Selatan, Kamis (12/2). Ia mencontohkan kasus penipuan yang menyasar pelaku UMKM, seperti pedagang sate dan jasa katering yang menerima purchase order palsu dengan kop surat instansi resmi. Dokumen tampak meyakinkan, namun berujung kerugian karena tidak pernah ada pemesanan sebenarnya.”Di dunia digital ini kita nggak bisa membedakan surat asli atau palsu hanya dari visual,” tegas Marshall.Oleh karena itu, Privy meluncurkan kampanye nasional bertajuk “Cek Dulu Baru Percaya”.Kampanye ini mengajak masyarakat untuk tidak lagi menilai keaslian dokumen hanya dari tampilan visual, melainkan membiasakan verifikasi sebelum mengambil keputusan, terutama yang berkaitan dengan transaksi dan pengiriman uang.Sebagai penyelenggara sertifikasi elektronik berizin Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Privy menjamin dua hal utama, yakni identitas penandatangan dan integritas dokumen.Setiap sertifikat elektronik yang diterbitkan disertai jaminan sertifikat hingga Rp1 miliar, yang wajib dibayarkan jika terjadi kelalaian verifikasi dan menimbulkan kerugian.Pilihan RedaksiIndonesia Juara 1 Sarang Hacker di Dunia, Kalahkan Rusia dan UkrainaIndosat Tangkis 2 Miliar Upaya Scam, Cegah Kerugian Hingga Rp8,44TOperator Seluler Diserang Hacker, Apa Dampaknya?”Ketika terbukti pihak yang mengandalkan tanda tangan itu dirugikan karena identitasnya tidak benar, maka Privy harus membayar kerugian tersebut sampai 1 miliar rupiah,” jelas Marshall.Direktur Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Komdigi Teguh Arifiyadi menambahkan bahwa tanda tangan basah maupun tanda tangan hasil pindai tidak memiliki kekuatan pembuktian yang memadai karena mudah disangkal. Digital signing tersertifikasi hadir untuk mengatasi celah tersebut.”Tanda tangan scan yang di-crop dan ditempel ke PDF itu nilainya nol, karena tidak bisa dipastikan integritas dan siapa penandatangan sebenarnya,” tegas Teguh.Menurut Teguh, dokumen dengan tanda tangan elektronik tersertifikasi memiliki kedudukan hukum setara dengan akta autentik. Dalam sengketa, pengadilan tidak lagi mempertanyakan keaslian visual dokumen, melainkan meminta keterangan resmi dari penyelenggara sertifikasi elektronik.Ia juga menekankan bahwa sertifikat elektronik dilengkapi timestamp dan teknologi long-term validation (LTV), sehingga validitas dokumen tetap dapat dibuktikan meskipun sengketa muncul bertahun-tahun kemudian.Teguh mengakui bahwa adopsi tanda tangan digital di Indonesia masih terkonsentrasi di Jakarta, sementara di daerah lain masih terbatas. Karena itu, ia menilai kampanye ini penting untuk memperluas literasi dan penggunaan sertifikat elektronik secara merata.”Anggapan bahwa tanda tangan digital itu mahal adalah hoaks. Itu sangat murah dan semudah menggunakan WhatsApp,” ujar Teguh. (wpj/dmi) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT penipuan digital tanda tangan elektronik umkm uu ite privy ARTIKEL TERKAIT Komdigi: Warga Jadi Objek Foto Bisa Gugat Jika Privasi Dilanggar WhatsApp Rilis Fitur Baru Buat Cegah Penipuan, Ini Cara Pakainya AI, Ketimpangan Digital dan Disparitas Tak Kasat Algoritma Marak Kejahatan Deepfake, Komdigi Andalkan UU ITE dan Pornografi Apa Itu Deepfake? Kenali Bahaya dan Cara Deteksinya Menkomdigi Dorong UMKM Adopsi AI untuk Akselerasi Bisnis REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Statistik sebagai Teras Analisis Saintifik dalam Dunia Moden
Statistik sebagai Teras Analisis Saintifik dalam Dunia Moden
5 Tren Teknologi AI Terbaru yang Harus Kamu Ketahui
5 Tren Teknologi AI Terbaru yang Harus Kamu Ketahui
Kepedulian Sosial Mahasiswa UT Bandar Lampung Raih Penghargaan Kemanusiaan
Kepedulian Sosial Mahasiswa UT Bandar Lampung Raih Penghargaan Kemanusiaan
