Komdigi: Kepatuhan Meta di Bawah 30 Persen, Digital Scam Meningkat

Komdigi: Kepatuhan Meta di Bawah 30 Persen, Digital Scam Meningkat login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Teknologi Informasi Komdigi: Kepatuhan Meta di Bawah 30 Persen, Digital Scam Meningkat CNN Indonesia Rabu, 04 Mar 2026 17:59 WIB Bagikan: url telah tercopy Menkomdigi Meutya Hafid sidak ke kantor Meta, menyoroti kepatuhan di bawah 30% dan meningkatnya penipuan digital. (Foto: CNN Indonesia/Wisga Putra) Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Meta, induk dari WhatsApp, Facebook dan Instagram di Jakarta. Meutya mengungkap tingkat kepatuhan Meta masih di bawah 30 persen.Meutya menyoroti rendahnya tingkat kepatuhan platform terhadap regulasi nasional serta meningkatnya kasus penipuan digital (digital scamming) yang merugikan masyarakat. Meutya menegaskan bahwa sidak dilakukan setelah berbagai upaya komunikasi formal dan persuasif tidak membuahkan hasil optimal.Lihat Juga :Menkomdigi Sidak Kantor Meta, Sorot Banyak Disinformasi di Platform ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT “Ini kita lakukan setelah berbagai upaya pemerintah berkomunikasi dengan Meta, baik itu formal, persuasif, dan akhirnya terpaksa harus sidak,” ujarnya dalam konferensi pers, Jakarta Pusat, Rabu (4/3).Menurut dia sejauh ini tingkat compliance platform Meta terhadap regulasi Indonesia masih di bawah 30 persen. Angka tersebut menjadi sorotan, mengingat Indonesia merupakan salah satu pasar digital terbesar dengan sekitar 230 juta pengguna internet. Selain persoalan kepatuhan regulasi, Komdigi juga menyoroti lonjakan kejahatan digital yang marak terjadi di platform media sosial.”Disinformasi kedua yang paling banyak adalah kejahatan digital, termasuk scamming, penipuan-penipuan digital yang juga menjadi salah satu yang terbanyak laporan-laporannya,” ungkap Meutya.Menurutnya, dampak penipuan digital tidak hanya menyasar kelas menengah, tetapi juga masyarakat lapisan bawah yang kondisi ekonominya rentan.”Dan ini merugikan tidak hanya orang menengah tapi di level paling bawah,” lanjutnya.Pilihan RedaksiMark Zuckerberg Buka Suara Soal Medsos Bikin KecanduanMeta Gugat Perusahaan Brasil dan China Penipu Deepfake AINvidia Siapkan Chip AI Baru, OpenAI Jadi Pengguna PertamaKomdigi menegaskan bahwa platform digital yang beroperasi dan mengambil keuntungan di Indonesia wajib mematuhi hukum nasional serta meningkatkan pengawasan konten.”Pesan keseluruhan dari pemerintah Indonesia agar Meta selaku industri yang tentu berbasis di tanah air mengambil keuntungan dari industri yang dilaksanakan di Indonesia juga harus patuh kepada hukum-hukum yang berlaku di Indonesia,” katanya.Dalam sidak tersebut, Komdigi juga meminta komitmen konkret berupa peningkatan moderasi konten dan transparansi sistem yang digunakan platform.”Salah satu komitmennya tadi kan keterbukaan algoritma ya. Keterbukaan algoritma dan moderasi konten yang dilakukan di tanah air,” jelas Meutya.Menanggapi hal tersebut, perwakilan Meta menyatakan akan menindaklanjuti masukan tersebut.”Kami sudah memberikan komitmen untuk menindaklanjuti apa yang tadi sudah dibicarakan dan sudah disampaikan oleh Ibu Menteri,” kata Kepala Kebijakan Publik Meta Berni Moestafa.Komdigi menyatakan akan menunggu laporan resmi dan komitmen lanjutan sebelum menentukan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan tindakan administratif apabila tingkat kepatuhan tidak segera ditingkatkan. (wpj/lom/dmi) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT komdigi digital scam media sosial keamanan digital moderasi konten menkomdigi ARTIKEL TERKAIT Menkomdigi Sidak Kantor Meta, Sorot Banyak Disinformasi di Platform Menkomdigi: Transfer Data ke AS Tak Perlu Tunggu Lembaga PDP Hentikan Pemborosan Anggaran, Pemerintah Tertibkan Belanja TIK Menkomdigi: Platform Digital Wajib Patuh Hukum Indonesia Imbas Kasus Data Pelamar Bocor, Komdigi Copot 3 Pegawai Komdigi: Pemerintah Masih Butuh Media Berintegritas REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *