Musim Kemarau 2026 Bakal Lebih Kering, Daerah Ini Paling Terdampak

Musim Kemarau 2026 Bakal Lebih Kering, Daerah Ini Paling Terdampak login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Climate Musim Kemarau 2026 Bakal Lebih Kering, Daerah Ini Paling Terdampak CNN Indonesia Rabu, 04 Mar 2026 15:29 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dari normal, dengan 64,5% zona musim mengalami curah hujan di bawah rata-rata. (Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara) Jakarta, CNN Indonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sifat musim kemarau 2026 di sebagian besar wilayah Indonesia akan berada di bawah normal atau lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis 30 tahun terakhir (1991-2020).Dari total 699 zona musim (ZOM), sebanyak 451 zona musim atau 64,5 persen diprakirakan mengalami curah hujan di bawah normal selama periode kemarau.Lihat Juga :Musim Kemarau Diprediksi Tiba Lebih Cepat, BMKG Ingatkan Dampaknya ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Sementara itu, 245 zona musim atau sekitar 35 persen diprediksi berada pada kategori normal, dan hanya sekitar 3 persen zona musim yang berpotensi mengalami kemarau di atas normal atau lebih basah dari biasanya.Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menegaskan bahwa kondisi kemarau tahun ini berbeda dibandingkan 2025 yang dikenal sebagai “kemarau basah”. “Untuk tahun 2026 ini seperti tadi kami sampaikan, kondisinya keringnya di bawah normal atau lebih kering dari biasanya. Jadi yang perlu kita antisipasi kondisinya kemaraunya tidak seperti tahun 2025,” ujar Ardhasena dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (4/3).Wilayah paling terdampakBMKG menyebutkan wilayah yang diprediksi mengalami kemarau di bawah normal tersebar luas, mulai dari sebagian Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, hingga sebagian besar Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.Di Pulau Jawa, sebagian besar wilayah juga diprediksi mengalami kondisi lebih kering dari normal. Hal serupa berlaku untuk Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).Di Kalimantan, wilayah yang diperkirakan mengalami kemarau bawah normal meliputi Kalimantan Barat, sebagian besar Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, serta sebagian Kalimantan Timur.Sementara di Sulawesi, kondisi serupa diprediksi terjadi di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, hingga Gorontalo bagian tengah.Lihat Juga :Sebagian RI Masih Basah, Kapan Kemarau Tiba? Ini Prediksi BMKGWilayah Maluku, Maluku Utara, serta sebagian besar Papua termasuk Papua Barat Daya dan Papua Selatan juga masuk dalam kategori kemarau lebih kering dari normal.Adapun wilayah yang diprediksi mengalami kemarau di atas normal atau lebih basah dari biasanya relatif terbatas, yakni sebagian kecil Gorontalo dan Sulawesi Tenggara.Dampak dan antisipasiDengan dominasi sifat kemarau di bawah normal, BMKG mengingatkan potensi peningkatan risiko kekeringan meteorologis dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah rawan.Ardhasena menyebutkan, kemarau dengan curah hujan di bawah normal secara historis kerap berasosiasi dengan peningkatan risiko karhutla.”Di musim kemarau yang normal atau bawah normal biasanya berasosiasi dengan risiko dari karhutla yang juga meningkat dan hal ini perlu kita waspadai,” katanya.BMKG mengimbau pemerintah daerah, kementerian/lembaga, serta masyarakat untuk memanfaatkan informasi ini sebagai dasar penyusunan strategi adaptasi dan mitigasi, termasuk pengelolaan air, penyesuaian pola tanam, serta kesiapsiagaan kebencanaan menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering dari biasanya. (wpj/dmi) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT musim kemarau 2026 prediksi cuaca bmkg curah hujan kekeringan karhutla ARTIKEL TERKAIT Musim Kemarau Diprediksi Tiba Lebih Cepat, BMKG Ingatkan Dampaknya BMKG Prediksi Musim Kemarau Datang Lebih Cepat, Ini Jadwalnya Sebagian RI Masih Basah, Kapan Kemarau Tiba? Ini Prediksi BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Rabu 4 Maret: Siaga Hujan Lebat Bibit Siklon Terpantau di Selatan Jawa, Daerah Ini Rawan Cuaca Ekstrem 3 Bibit Siklon ‘Gentayangi’ RI, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *