Kapan Puncak Musim Kemarau 2026 di Indonesia? Ini Kata BMKG

Kapan Puncak Musim Kemarau 2026 di Indonesia? Ini Kata BMKG login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Climate Kapan Puncak Musim Kemarau 2026 di Indonesia? Ini Kata BMKG CNN Indonesia Kamis, 05 Mar 2026 06:18 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. BMKG memprediksi puncak musim kemarau 2026 di Indonesia terjadi pada Agustus, dengan dampak awal mulai April. (Foto: ANTARA FOTO/ARNAS PADDA) Jakarta, CNN Indonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau 2026 lebih awal. Lantas, kapan puncak musim kemarau tahun ini?Berdasarkan hasil analisis BMKG, puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi terjadi pada Agustus mendatang, yang mencakup 429 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 61,4 persen wilayah Indonesia.Lihat Juga :Sebagian RI Masih Basah, Kapan Kemarau Tiba? Ini Prediksi BMKG ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Sementara, wilayah lainnya akan mengalami puncak musim kemarau pada Juli (12,6 persen) dan September (14,3 persen).Wilayah yang memasuki puncak musim kemarau pada Juli, meliputi sebagian wilayah Sumatra, Kalimantan bagian tengah dan utara, serta merambah ke sebagian kecil Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga wilayah barat Pulau Papua. Memasuki bulan Agustus, cakupan wilayah yang mengalami puncak kemarau semakin meluas. Kondisi kering ini akan mendominasi wilayah Sumatra bagian tengah dan selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, seluruh wilayah Bali dan Nusa Tenggara, serta sebagian Maluku dan Papua.Kemudian pada periode September, puncak musim kemarau akan terjadi di sebagian Lampung, sebagian kecil Jawa dan sebagian besar NTT, Selain itu, puncaknya juga akan dirasakan di wilayah Sulawesi bagian utara dan timur, sebagian besar Maluku Utara, sebagian Maluku, serta sebagian kecil Pulau Papua.La Nina berakhirMenurut BMKG musim kemarau bisa datang lebih awal karena dipicu oleh berakhirnya fenomena La Nina lemah pada Februari 2026, yang kini telah bergeser ke fase netral dan berpotensi menuju El Nino pada pertengahan tahun.Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan bahwa pemantauan anomali iklim global di Samudra Pasifik menunjukkan nilai indeks ENSO saat ini berada pada angka -0,28 (netral) dan diprediksi bertahan hingga Juni 2026. Namun demikian, mulai pertengahan tahun peluang munculnya El Nino kategori lemah-moderat sebesar 50-60 persen mulai semester kedua tahun ini.Pilihan RedaksiBMKG Prediksi Musim Kemarau Datang Lebih Cepat, Ini JadwalnyaMusim Kemarau 2026 Bakal Lebih Kering, Daerah Ini Paling TerdampakPrediksi Cuaca Jakarta Kamis 5 Maret: Hujan Lebat Masih Mengintai”Sementara itu, kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) diprediksi tetap stabil pada fase netral sepanjang tahun ini,” kata Faisal dalam konferensi pers Prakiraan Awal Musim Kemarau 2026 di Jakarta, Rabu (4/3).Peralihan angin baratan atau monsun Asia menjadi angin timuran atau monsun Australia menjadi penanda dimulainya musim kemarau.BMKG mencatat sebanyak 114 ZOM atau 16,3 persen wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau pada April 2026, mencakup pesisir utara Jawa bagian barat, sebagian besar Jawa Tengah hingga Jawa Timur, NTB, NTT, serta sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi.Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan merinci sebanyak 184 ZOM (26,3 persen) menyusul masuk musim kemarau pada Mei dan 163 ZOM (23,3 persen) pada Juni 2026.Merujuk data tersebut, Ardhasena menegaskan bahwa awal kemarau di 325 ZOM (46,5 persen) diprediksi maju atau terjadi lebih cepat dari biasanya.”Wilayah yang diprediksi mengalami awal kemarau lebih maju meliputi sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Kalimantan bagian selatan dan timur, sebagian besar Sulawesi, Maluku, hingga sebagian wilayah Papua,” kata Ardhasena. (dmi/dmi) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT bmkg musim kemarau prediksi cuaca indonesia la nina el nino cuaca ekstrem ARTIKEL TERKAIT Bibit Siklon Masih Aktif di Selatan RI, Cek Wilayah Terdampak Prediksi Cuaca Jakarta Kamis 5 Maret: Hujan Lebat Masih Mengintai Musim Kemarau 2026 Bakal Lebih Kering, Daerah Ini Paling Terdampak Musim Kemarau Diprediksi Tiba Lebih Cepat, BMKG Ingatkan Dampaknya BMKG Prediksi Musim Kemarau Datang Lebih Cepat, Ini Jadwalnya Sebagian RI Masih Basah, Kapan Kemarau Tiba? Ini Prediksi BMKG REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *