Riset dan Konservasi Satwa Laut Masih Minim – Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA id EN Email Perpustakaan Mahasiswa Staff Alumni Pendaftaran Sarjana dan Sarjana Terapan International Undergraduate Program (IUP) Pascasarjana Bantuan Keuangan & Beasiswa Tinggal di Kampus Biaya Pendidikan Pelajar Internasional Pendidikan Fakultas dan Sekolah Kalender Akademik Diktisaintek Berdampak Fasilitas Belajar UGM Online Kanal Pengetahuan LMS ELOK UGM Aplikasi Web SIMASTER E-Jurnal UGM Channel Internet Ruang Kerja Bersama Literasi Bahasa Inggris dengan AI Sumber Daya Siswa Aplikasi SIMASTER SIMASTER VNext Student Mobile Apps – IOS SIMASTER VNext Student Mobile Apps – Android Perpustakaan Fasilitas Organisasi Kemahasiswaan Kantor Internasional Transportasi Dukungan Klinik Kesehatan Rumah Sakit Akademik Health Promoting University Pusat Krisis Keamanan dan Keselamatan Penelitian Penelitian Sorotan dan Dampak Tinggi Publikasi Buku Produk Pusat Penelitian Keahlian Jaringan Kemenristekdikti LPDP Fasilitas Penelitian LPPT UGM 10 Learning Centers Open Data Manajemen Lab Terpadu Manajemen Penelitian Manajemen Etik dan Penguatan Integritas Research Administration Etichal Clearance Pengabdian Pengabdian Highlight dan High Impact KKN PPM KKN ECL Desa Binaan Teknologi Tepat Guna Pendidikan Untuk Pembangunan Berkelanjutan Unit Tanggap Bencana Pusat Regional Keahlian UMKM Layanan Suara Kita Aspirasi UGM Whistleblowing System lapor.go.id Layanan Darurat dan Pusat Krisis Layanan Kesehatan Terpadu Kontak Darurat Pusat Krisis Satgas PPKS Layanan Terpadu University Services Layanan Laboratorium Terpadu Layanan Homestay UGM Asrama Mahasiswa Layanan Pengadaan Layanan Terpadu Layanan Alumni Campus Visit Layanan Data dan Informasi Search UGM Peta Kampus UGM dalam Angka Layanan Informasi Publik Laporan Keuangan Agenda Layanan Elektronik/E-Mall UGM Online SIMASTER VNext Parents – Android SIMASTER Vnext Parents – IOS Virtual Campus Tour Tentang Tentang UGM Sambutan Rektor Visi dan Misi Tugas dan Fungsi Organisasi Direktorat dan Unit Kerja Sejarah Makna Lambang Himne Gadjah Mada Panduan Identitas SDGs SDGs Portal SDGs Dashboard SDGs dengan AI Berita Peduli Bencana Email Perpustakaan Mahasiswa Staff Alumni Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA BeritaKepakaran Riset dan Konservasi Satwa Laut Masih Minim Kepakaran 5 Maret 2026, 12.36 Oleh : gusti.grehenson Dunia telah mengenal Indonesia sebagai salah satu negara megabiodiversity di dunia. Salah satu negara pendiri ASEAN ini, kerap menempati urutan ke-2 atau ke-3, dengan keanekaragaman hayati yang tersebar di seluruh wilayahnya. Bukan hanya kekayaan sumber daya kontinental saja, perlu diingat, dua per tiga wilayah Indonesia pun berbentuk perairan. Fakta ini sudah sepatutnya digaungkan dengan lebih keras agar dapat menjadi identitas kebanggaan dan dipahami oleh lebih banyak generasi. Pemerintah Indonesia berupaya melindungi berbagai satwa laut terancam punah akibat perburuan dan penurunan populasi. Beberapa satwa akuatik tersebut meliputi enam jenis penyu, duyung (dugong), hiu paus, pari manta, pari gergaji, lumba-lumba, kima, dan ikan napoleon. Dekan Fakultas Biologi UGM Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, mengatakan dunia satwa bukan hanya terbatas pada ekosistem terestrial namun dalam ekosistem satwa yang hidup di perairan laut. Menurutnya, eksistensi satwa liar di wilayah maritim Indonesia tidak dapat dipisahkan dari kerentanan pulau-pulau kecil yang menjadi hunian mereka. Mengembalikan budaya bahari pada kehidupan sehari-hari generasi muda sama pentingnya dengan memberdayakan masyarakat pesisir. “Pola pikir dalam melihat pembangunan sudah saatnya digeser dari yang berlandaskan target pendapatan per kapita, menjadi pemberdayaan bagi semua pihak dengan tetap mempertahankan kekayaan dan keanekaragaman alam,” ujarnya ujar Selasa (3/3) saat dimintai tanggapannya terkait peringatan Hari Satwa Liar Dunia yang jatuh setiap tanggal 3 maret. Sementara budaya maritim telah banyak terdegradasi oleh sentralisasi pendidikan di pusat kota daerah. Fakta bahwa lautan sebagai penghasil sumber makanan, hilir dari rantai ekonomi, sekaligus masa depan negeri, belum banyak terlintas karena sumber daya laut telah lebih mudah diakses di tengah kota, yang jauh dari daerah pesisir. Terlebih, beberapa lapisan masyarakat cenderung memiliki tingkat konsumsi ikan yang rendah. Pengetahuan inilah yang harus dikembalikan ke bangku pendidikan, beserta pengalaman yang dibawa ke meja makan. “Sebuah bangsa akan berhasil jika sistem pendidikannya maju. Mau itu levelnya keluarga, daerah, sampai negara. Bangsa yang maju, pasti bangsa yang menitikberatkan prioritasnya ke pendidikan, sehingga sains dan alam dapat beriringan. Generasi tidak asing dengan hasil-hasil alam, dan tidak gagap dengan teknologi yang berkembang,” katanya. Selanjutnya, Budi turut menyoroti betapa krusialnya peran anggaran riset guna menghasilkan data yang dapat dimanfaatkan untuk mengenali potensi laut suatu wilayah. Ia menyampaikan bahwa ekstraksi sumber daya kerap dilakukan oleh pihak-pihak eksternal yang mengancam sumber pangan penduduk lokal. Langkah yang dapat diambil guna mengatasi problematika tersebut adalah dengan memberikan masyarakat lokal akses atau wadah terhadap pengetahuan dan data, agar dapat memetakan potensi laut wilayahnya secara mandiri. “Data maritim ini sangat berharga. Laut Indonesia yang dieksplorasi juga belum ada 15%. Tetapi, riset itu tidak menarik kalau hanya data. Yang menarik, ketika dari data kita tahu potensi, dan potensi itu bisa dipetakan secara mandiri oleh masyarakat, kemudian dikembangkan. Itulah yang akan jadi salah satu solusi,”pungkasnya. Penulis : Ika Agustin Editor : Gusti Grehenson Foto : Thinkstock Tags: Hari Satwa Liar Sedunia Keanekaragaman Hayati Satwa Laut SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan SDG 14: Ekosistem Lautan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDGs Berita Terkait Jangan Berlebihan, Berbuka Puasa dengan yang Serba Manis Bisa Menaikkan Gula Darah 05 Maret 2026 Memicu Autofagi, Ketahui Manfaat Puasa untuk Kesehatan 04 Maret 2026 Ketiadaan Sertifikasi Halal dan Pajak, Produk Impor dari AS Berpotensi Mematikan Usaha Peternak Lokal 03 Maret 2026 Berita Terbaru Jangan Berlebihan, Berbuka Puasa dengan yang Serba Manis Bisa Menaikkan Gula Darah 5 Maret 2026 Riset dan Konservasi Satwa Laut Masih Minim 5 Maret 2026 UGM dan Mayapada Group Kerja Sama Pengembangan Inovasi Pelayanan Kesehatan 5 Maret 2026 Pasca Serangan AS dan Israel ke Iran, IIS UGM Desak Indonesia Keluar dari BoP 5 Maret 2026 UGM dan Polda DIY Siap Bentuk Pusat Studi Kepolisian 5 Maret 2026 Agenda Terbaru 21Jun Summer School “The New Orientalism: Understanding the Paradoxes of Mass Tourism in Southeast Asia” Semua Agenda AKSESBILITAS Increase Text Decrease Text High Contrast Light Background Links Underline Readable Font Reset Pusa
Riset dan Konservasi Satwa Laut Masih Minim
