BMKG Ungkap Potensi Cuaca Lebaran 2026, Hujan atau Panas? login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Climate BMKG Ungkap Potensi Cuaca Lebaran 2026, Hujan atau Panas? CNN Indonesia Kamis, 05 Mar 2026 14:55 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. BMKG memproyeksikan cuaca Lebaran 2026 didominasi hujan. Waspadai cuaca ekstrem dan potensi banjir pesisir selama periode mudik. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) Jakarta, CNN Indonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap proyeksi kondisi cuaca selama periode Hari Raya Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026.Simak proyeksi cuaca saat Lebaran nanti.Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, secara umum cuaca pada periode tersebut masih berpotensi didominasi hujan, meski sebagian wilayah mulai menunjukkan tanda peralihan menuju musim kemarau.Lihat Juga :Iran Siap Kerahkan ‘Senjata’ Ampuh Buat Kalahkan AS-Israel ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Menurut Faisal, kondisi atmosfer pada Maret 2026 masih mendukung terbentuknya hujan di banyak wilayah Indonesia.Dalam proyeksinya, BMKG membagi potensi hujan selama Maret 2026 menjadi tiga periode. Pada 1-10 Maret, hujan ringan hingga sedang diperkirakan mendominasi, namun hujan sedang hingga lebat berpeluang terjadi di Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur. “Kemudian pada periode 11-20 Maret serta 21-31 Maret 2026, kondisi cuaca diperkirakan masih didominasi hujan ringan hingga sedang, namun peluang hujan lebat berpotensi terjadi di Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Pegunungan,” kata Faisal dalam Rapat Koordinasi Persiapan Idulfitri yang digelar di Auditorium Mutiara, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta Selatan, Senin (2/3), dalam keterangan resminya.BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia masih mengalami curah hujan kategori menengah hingga tinggi sepanjang Maret. Bahkan, beberapa daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah berpeluang mengalami curah hujan sangat tinggi.Memasuki April, intensitas hujan diperkirakan masih berada pada kategori menengah hingga tinggi di sejumlah wilayah, meskipun secara bertahap beberapa daerah mulai memasuki periode peralihan menuju musim kemarau.BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh sejumlah dinamika atmosfer yang masih aktif, seperti pengaruh Monsun Asia, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), serta gelombang atmosfer yang dapat memicu pertumbuhan awan hujan.Pilihan RedaksiAhli Peringatkan Risiko Keruntuhan Ekonomi Global Akibat Krisis IklimMusim Kemarau Diprediksi Tiba Lebih Cepat, BMKG Ingatkan DampaknyaKapan Puncak Musim Kemarau 2026 di Indonesia? Ini Kata BMKGSelain itu, BMKG juga memantau potensi pembentukan bibit siklon tropis di wilayah selatan Indonesia, termasuk Bibit Siklon 90S yang terdeteksi di Samudra Hindia barat daya Lampung.Selain hujan, BMKG juga mengingatkan sejumlah potensi cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai selama masa mudik dan arus balik Lebaran. Salah satunya adalah pertumbuhan awan Cumulonimbus yang dapat memicu hujan lebat, badai guntur, kilat atau petir, hingga hembusan angin kencang.Fenomena tersebut juga berpotensi menimbulkan turbulensi di jalur penerbangan serta kondisi berbahaya di area bandara.Di sektor kelautan, BMKG memperkirakan potensi gelombang laut kategori sedang dengan tinggi sekitar 1,25 hingga 2,5 meter pada periode Maret hingga April. Gelombang tersebut berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Aceh hingga barat Lampung, perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur, serta perairan utara Maluku hingga Papua.BMKG juga mengingatkan potensi banjir pesisir atau rob akibat kombinasi fase Bulan Baru pada 19 Maret 2026 dan fase Perigee pada 22 Maret 2026 yang dapat meningkatkan pasang air laut di sejumlah wilayah pesisir.Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG selama periode mudik Lebaran agar perjalanan tetap aman dan nyaman. (wpj/dmi) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT cuaca lebaran 2026 bmkg hujan musim kemarau cuaca ekstrem idulfitri curah hujan ARTIKEL TERKAIT La Nina Berakhir, Siap-siap El Nino ‘Panggang’ Wilayah Indonesia Peringatan Hujan-Angin Kencang dari BMKG, Ini Daerah Terdampak Kapan Puncak Musim Kemarau 2026 di Indonesia? Ini Kata BMKG Bibit Siklon Masih Aktif di Selatan RI, Cek Wilayah Terdampak Prediksi Cuaca Jakarta Kamis 5 Maret: Hujan Lebat Masih Mengintai Musim Kemarau 2026 Bakal Lebih Kering, Daerah Ini Paling Terdampak REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 27 Februari: Potensi Hujan Lebat
Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 27 Februari: Potensi Hujan Lebat
Mustapha Sakmud dilantik Pengerusi PH Sabah baharu
Mustapha Sakmud dilantik Pengerusi PH Sabah baharu
Boling Padang 7 Negara: Malaysia muncul juara keseluruhan!
Boling Padang 7 Negara: Malaysia muncul juara keseluruhan!
