BMKG Ungkap Kemunculan Siklon Tropis Nuri di Wilayah Timur Indonesia login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Climate Siklon Tropis Nuri Terbentuk di Timur RI, Ini Daerah Terdampak CNN Indonesia Kamis, 12 Mar 2026 06:20 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. Siklon tropis Nuri terbentuk di wilayah Samudra Pasifik utara Papua. Sejumlah wilayah sekitarnya berpotensi terdampak hujan lebat hingga gelombang tinggi. (Foto: public.wmo.int) Jakarta, CNN Indonesia — Siklon tropis Nuri terbentuk di wilayah Samudra Pasifik utara Papua. Sejumlah wilayah sekitarnya berpotensi terdampak hujan lebat hingga gelombang tinggi.”Siklon Tropis Nuri berkembang dari Bibit Siklon Tropis 95W saat ini terpantau di Samudra Pasifik utara Papua dan diprakirakan bergerak ke arah timur laut menjauhi wilayah Indonesia,” tulis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Instagram, Rabu (11/3).Lihat Juga :Gelombang Panas Sengat Indonesia April, Siap-siap Suhu di Atas Normal ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Bibit Siklon Tropis 95W berubah menjadi siklon pada Rabu pukul 01.00 WIB.BMKG memprediksi kecepatan angin maksimum siklon tropis ini persisten dengan pergerakan ke arah timur laut menjauhi wilayah Indonesia. “Keberadaan sistem tersebut memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi hujan dan perairan Indonesia, terutama berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan juga peningkatan tinggi gelombang di beberapa wilayah,” tulis BMKG.Dampak tidak langsung hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua.Sementara itu, gelombang laut tinggi berpotensi terjadi di Perairan Kepulauan Sangihe – Talaud, Laut Maluku, Samudra Pasifik Utara Papua Barat Daya hingga Papua, serta Samudra Pasifik utara Maluku.Sebelumnya, BMKG memperkirakan sejumlah wilayah berpotensi mengalami cuaca ekstrem tersebut.”Periode 13 – 16 Maret 2026 cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur,” kata BMKG dalam Prospek Cuaca Mingguan Periode 10 – 16 Maret.Pilihan RedaksiBMKG Bongkar Pemicu Hujan Lebat di Jakarta-Banten, Ini Biang KeroknyaDinamika Atmosfer Mereda, Jakarta Aman dari Hujan Lebat?Diprediksi Tiba Lebih Awal, Kapan Musim Kemarau ‘Panggang’ RI?Selain itu, potensi hujan intensitas sedang hingga lebat juga terjadi di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.Pada periode tersebut, BMKG juga memperkirakan hujan lebat hingga sangat lebat di Papua Tengah serta angin kencang di Sulawesi Utara.Hujan lebat pada periode ini dipicu oleh sejumlah fenomena cuaca, salah satunya aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang bergeser ke fase 6 dan 7 (Western Pacific) dalam sepekan ke depan, sehingga konsentrasi pembentukkan awan hujan lebih dominan terjadi di wilayah Indonesia bagian timur.Selain itu, Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuatorial juga diprakirakan aktif di Sumatra dan Kalimantan bagian utara, sebagian Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua. Keduanya disebut dapat mendukung peningkatan aktivitas konvektif serta potensi hujan di wilayah tersebut.BMKG juga memantau adanya pembentukan daerah tekanan rendah di Australia bagian utara yang menginduksi terbentuknya daerah pertemuan angin yang memanjang dari NTB, NTT, Maluku bagian selatan, hingga Laut Arafuru.Dengan kelembapan udara yang juga masih cukup tinggi, serta labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal di beberapa wilayah, BMKG menyebut kondisi ini berpotensi meningkatkan curah hujan secara signifikan di sebagian wilayah Indonesia. (lom/dmi) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT siklon tropis cuaca ekstrem bmkg hujan lebat gelombang tinggi papua maluku ARTIKEL TERKAIT Gelombang Panas Sengat Indonesia April, Siap-siap Suhu di Atas Normal Diprediksi Tiba Lebih Awal, Kapan Musim Kemarau ‘Panggang’ RI? Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini 11 Maret: Masih Potensi Hujan BMKG Bongkar Pemicu Hujan Lebat di Jakarta-Banten, Ini Biang Keroknya BMKG Ungkap Sampai Kapan Musim Hujan Basahi RI, Cek Prediksinya Bagaimana Kondisi Cuaca Puncak Mudik Lebaran 2026? Ini Prediksi BMKG REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Disinformasi Menyebar Lebih Cepat Dibandingkan Klarifikasi Fakta
Disinformasi Menyebar Lebih Cepat Dibandingkan Klarifikasi Fakta
Tren Kabar Sinetron Terkini: Apa yang Sedang Populer Saat Ini?
Tren Kabar Sinetron Terkini: Apa yang Sedang Populer Saat Ini?
When the pressure’s off, this superconductor appears to break records
When the pressure’s off, this superconductor appears to break records
