Tren Edit Wajah Anak Pakai AI Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Teknologi Informasi Tren Edit Wajah Anak Pakai AI Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi CNN Indonesia Sabtu, 14 Feb 2026 10:00 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. Penggunaan AI untuk mengedit wajah anak dalam konten media sosial menimbulkan kekhawatiran akan privasi dan keamanan data. (Foto: iStockphoto) Jakarta, CNN Indonesia — Tren mengedit wajah anak dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk konten dance di media sosial menuai kekhawatiran. Menurut pakar tren ini berpotensi mengancam keamanan data dan privasi anak.Ketua Program Studi Kecerdasan Buatan IPB University Yeni Herdiyani menjelaskan bahwa teknologi AI yang banyak digunakan saat ini merupakan generative AI (Gen-AI), yaitu teknologi yang mampu menghasilkan gambar, video, teks, hingga suara berdasarkan model dan data yang tersedia.Lihat Juga :1 Miliar HP Android Tak Lagi Aman, Wajib Update atau Ganti Perangkat ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT “Bayi dan dance adalah model yang sudah bisa dibuat oleh algoritma. Jika diberi informasi berupa foto riil, maka AI dapat membuat hasil secara otomatis yang tampak nyata. Itulah mekanisme teknologinya,” ujarnya melansir laman IPB, Senin (9/2).Dari sisi risiko, penggunaan wajah anak sebagai data AI dinilai sangat rentan terhadap kejahatan digital. Yeni menegaskan bahwa ketika foto diunggah ke ruang publik, data tersebut pada dasarnya dapat diakses luas dan berpotensi disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. “Kondisi ini menempatkan anak sebagai kelompok yang sangat rentan dalam ekosistem digital,” ungkapnya.Karena itu, ia menekankan pentingnya kesadaran orang tua untuk memahami risiko digital sebelum mengunggah atau mengedit wajah anak menggunakan AI. Risiko tersebut meliputi keamanan data, perlindungan privasi, hingga potensi penyalahgunaan data.Selain itu, pengguna perlu menyadari bahwa data yang diberikan kepada algoritma AI dapat dimanfaatkan untuk melatih model sebagai dataset, sehingga berpotensi muncul kembali dalam bentuk atau konteks lain.Lihat Juga :Prediksi Tren AI 2026: Lebih Canggih, Deepfake Makin Sulit DikenaliUntuk merespons tren ini, Yeni menekankan pentingnya literasi digital di masyarakat. Ia menyampaikan bahwa IPB University secara konsisten membekali mahasiswa baru dengan materi etika dan tanggung jawab penggunaan teknologi melalui perkuliahan berpikir komputasional sejak tingkat pertama.Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih kritis dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi AI. (wpj/dmi) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT tren edit wajah privasi digital keamanan data generative ai kecerdasan buatan teknologi ai ARTIKEL TERKAIT Menkomdigi: Jurnalis Tak Boleh 100 Persen Andalkan AI Menkomdigi Sorot Potensi AI Ancam Media dan Jurnalis HP Diprediksi Segera Punah, Teknologi Penggantinya Mulai Bermunculan Komdigi Normalisasi Layanan Grok dengan Syarat kepada X Google ‘Tanam’ Gemini di Browser Chrome, Apa Saja Kemampuannya? Kapasitas Data Center RI Diproyeksi Tembus 2,7 GW di 2030 REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Panduan Uji Turnitin via SISANTIK
Panduan Uji Turnitin via SISANTIK
Enam 'doktor' warga asing antara 18 ditahan dalam operasi khas JIM di Pudu
Enam 'doktor' warga asing antara 18 ditahan dalam operasi khas JIM di Pudu
Prodi Perencanaan Kota dan Wilayah UGM Mengikuti Proses Akreditasi Internasional ASIIN
Prodi Perencanaan Kota dan Wilayah UGM Mengikuti Proses Akreditasi Internasional ASIIN
