Peneliti BRIN Temukan Spesies Keong Baru Endemik Sumatra Selatan login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Sains Peneliti BRIN Temukan Spesies Keong Baru Endemik Sumatra Selatan CNN Indonesia Minggu, 22 Mar 2026 12:25 WIB Bagikan: url telah tercopy Peneliti BRIN mengungkap spesies baru keong darat, Chamalycaeus dayangmerindu, di Sumatera Selatan. Temuan ini penting untuk konservasi keanekaragaman hayati. (Foto: ANTARA/HO-BRIN) Jakarta, CNN Indonesia — Peneliti dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap keberadaan spesies baru keong darat yang berasal dari Sumatera Selatan. Spesies endemik tersebut diberi nama ilmiah Chamalycaeus dayangmerindu.Peneliti BRIN Ayu Savitri Nurinsiyah menjelaskan bahwa hingga kini spesies Chamalycaeus dayangmerindu baru ditemukan di kawasan karst Padang Bindu, Sumatera Selatan.Lihat Juga :Punah 6.000 Tahun Lalu, 2 Spesies Ini Ditemukan di Hutan Papua ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT “Kondisi tersebut menjadikannya rentan terhadap perubahan lingkungan, termasuk alih fungsi lahan dan degradasi habitat,” ujar Ayu, mengutip Antara, Selasa (10/3).Menurutnya, pencatatan serta publikasi spesies baru menjadi tahap awal yang sangat penting untuk mendukung upaya konservasi. Ia menuturkan bahwa proses penemuan hingga pengakuan sebuah spesies baru memerlukan tahapan ilmiah yang panjang. Sebuah spesies baru, kata Ayu, harus melalui berbagai proses penelitian, mulai dari analisis morfologi, anatomi, maupun genetika. Hasil tersebut kemudian dibandingkan dengan spesies yang sudah diketahui sebelumnya, sebelum akhirnya ditelaah oleh para pakar melalui proses peer review dan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.”Perjalanan panjang pengungkapan keanekaragaman hayati sudah menjadi jejak langkah setiap taksonom. Mulai dari ekspedisi dan eksplorasi di lapangan, telaah literatur dan laboratorium, hingga proses penulisan dan pengakuan secara internasional,” katanya.Ia menambahkan bahwa meskipun proses tersebut tidak mudah dan membutuhkan waktu lama, setiap tahap penelitian tetap memiliki nilai penting bagi pengembangan ilmu pengetahuan.Lihat Juga :Demi Harimau Caspian Hidup Lagi, Negara Ini Tanam 37 Ribu PohonTemuan ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bereputasi internasional ZooKeys edisi 1272: 1-31 (2026) dengan judul Operculate land snails (Gastropoda, Caenogastropoda, Cyclophoroidea) from Padang Bindu Karst, South Sumatera, Indonesia with the description of a new species, Chamalycaeus dayangmerindu.Penelitian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BRIN dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) serta Széchenyi István University dari Hungaria.Melalui penemuan ini, tim peneliti berharap penelitian dan eksplorasi biodiversitas di Indonesia, khususnya pada kelompok moluska darat dapat terus dikembangkan guna memperkuat upaya pendataan sekaligus pelestarian keanekaragaman hayati secara berkelanjutan. (wpj/dmi) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT spesies endemik keong baru sumatra selatan brin keanekaragaman hayati chamalycaeus dayangmerindu ARTIKEL TERKAIT Waspada Kekeringan, BRIN Prediksi Godzilla El Nino Datang April 2026 Prediksi Lebaran 2026 dari BRIN, BMKG, Muhammadiyah, Pemerintah dan NU Lebaran Idul Fitri 2026 Tanggal Berapa? Cek Prediksi BRIN dan BMKG PLTN Beroperasi 2032, BRIN Butuh 200 Peneliti Baru Punah 6.000 Tahun Lalu, 2 Spesies Ini Ditemukan di Hutan Papua Idulfitri Tahun Ini 20 atau 21 Maret? Cek Prediksi Pakar BRIN REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG Add as a preferred source on Google TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Bill Clinton disoal mengenai foto tab panas dalam prosiding Epstein
Bill Clinton disoal mengenai foto tab panas dalam prosiding Epstein
Baru Mulai Kuliah di UT, Tiga Mahasiswa di Kutai Timur Ini Sudah Raih Penghargaan
Baru Mulai Kuliah di UT, Tiga Mahasiswa di Kutai Timur Ini Sudah Raih Penghargaan
Tree tops sparkle with electricity during thunderstorms
Tree tops sparkle with electricity during thunderstorms
