Austria Bakal Larang Media Sosial Buat Anak di Bawah 14 Tahun login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Teknologi Informasi Austria Bakal Larang Media Sosial Buat Anak di Bawah 14 Tahun CNN Indonesia Minggu, 29 Mar 2026 19:30 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. Kebijakan batasi media sosial anak sekolah. (AFP/DAVID GRAY) Jakarta, CNN Indonesia — Austria berencana untuk melakukan pelarangan penggunaan media sosial (medsos) untuk anak-anak berusia di bawah 14 tahun, aturan serupa yang telah diterapkan pemerintah Indonesia untuk anak di bawah 16 tahun.Para anggota kabinet dari tiga partai berkuasa Austria mengumumkan kesepakatan mengenai prinsip pelarangan, yang bertujuan melindungi anak-anak dari “algoritma yang membuat ketagihan” dan konten yang mencakup pelecehan seksual.Namun, mereka belum dapat menyebutkan kapan kebijakan tersebut akan mulai berlaku, dan mereka masih harus menyepakati cara pelaksanaannya. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT “Kami akan secara tegas melindungi anak-anak dan remaja di masa depan dari dampak negatif media sosial,” kata Wakil Kanselir Andreas Babler dari Partai Sosial Demokrat, dikutip dari Reuters.Lihat Juga :Anak Kecanduan Main Roblox dan Medsos? Psikolog Sarankan Aktivitas Ini “Kami tidak akan lagi tinggal diam dan membiarkan platform-platform ini membuat anak-anak kami kecanduan dan seringkali juga sakit. Risiko yang terkait dengan penggunaan ini telah diabaikan cukup lama, dan kini saatnya bertindak,” tambahnya.Australia memperkenalkan larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun pada Desember, menjadi negara pertama yang melakukannya. Sejumlah negara lain juga sedang mempertimbangkan atau bergerak menuju larangan serupa.Misalnya, Dewan Perwakilan Rakyat Prancis menyetujui larangan bagi anak di bawah 15 tahun pada Januari.Sementara Indonesia mulai melakukan implementasi penuh PP TUNAS mulai Sabtu (28/3), setelah memberi masa penyesuaian selama satu tahun sejak aturan tersebut diterbitkan.Aturan tersebut mewajibkan platform digital, baik media sosial maupun gim online, untuk menonaktifkan akun milik pengguna di bawah usia 16 tahun.Lebih lanjut, Babler dan Menteri Muda Bidang Digitalisasi dari partai konservatif, Alexander Proell mengatakan rancangan undang-undang terkait larangan di Austria akan disusun paling lambat akhir Juni.Babler juga mengatakan bahwa pemerintah tidak akan mencantumkan platform-platform tertentu yang akan terkena larangan tersebut, melainkan akan memutuskan berdasarkan seberapa adiktif algoritma mereka dan apakah platform tersebut menampilkan konten seperti “kekerasan yang bersifat seksual”.Lihat Juga :Menkomdigi Ajak Ortu Kurangi Gadget Anak Saat Lebaran, Begini Caranya (dal/lmy/dal) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT larangan media sosial anak di bawah umur austria media sosial regulasi media sosial kesehatan mental anak ARTIKEL TERKAIT PP Tunas Berlaku, Baru 4 Platform yang Batasi Akun Anak Mulai Hari Ini INFOGRAFIS: 8 Aplikasi Wajib Blokir Akun Anak Mulai Hari Ini Akses 70 Juta Anak Indonesia ke Internet Mulai Dibatasi Hari Ini Dukung Pemberlakuan PP Tunas, Ini Kata Google dan Meta Aturan Turunan PP Tunas Disahkan, Akun Medsos Anak Bakal Ditutup Komdigi: Kepatuhan Meta di Bawah 30 Persen, Digital Scam Meningkat REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG Add as a preferred source on Google TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
BMKG Ungkap Pemicu Gempa M6,4 Guncang Sinabang Aceh
BMKG Ungkap Pemicu Gempa M6,4 Guncang Sinabang Aceh
Pelabur China dijemput teroka peluang yang luas di Sabah – Hajiji
Pelabur China dijemput teroka peluang yang luas di Sabah – Hajiji
"Saya masih hidup…" – Benjamin Netanyahu jawab spekulasi kematian
"Saya masih hidup…" – Benjamin Netanyahu jawab spekulasi kematian
