Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Apakah Berbahaya?

Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Apakah Berbahaya? login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Sains Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Apakah Berbahaya? CNN Indonesia Senin, 16 Feb 2026 06:37 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. Fenomena Gerhana Matahari Cincin bakal menghiasi langit pada 17 Februari mendatang. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki) Jakarta, CNN Indonesia — Fenomena Gerhana Matahari Cincin bakal menghiasi langit pada 17 Februari mendatang. Lantas, apakah gerhana ini berbahaya?Menurut para ahli, gerhana ini tetap berbahaya jika diamati tanpa perlindungan khusus. Pada fenomena ini, Bulan tidak menutupi Matahari sepenuhnya, sehingga cahaya Matahari tetap bisa merusak mata.Lihat Juga :Ada Gerhana Matahari Cincin 17 Februari, Dapat Dilihat di Mana Saja? ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Berbeda dengan gerhana Matahari total, tidak ada satu pun fase gerhana cincin yang aman untuk dilihat langsung dengan mata telanjang tanpa alat pelindung.Menurut NASA dalam laman resminya, melihat bagian Matahari yang masih terang baik dengan mata telanjang maupun melalui kamera, teropong, atau teleskop tanpa filter Matahari di bagian depan optik dapat menyebabkan cedera mata serius dan permanen secara instan. Jika menyaksikan gerhana Matahari cincin secara langsung, kacamata pengamat Matahari (kacamata gerhana) atau alat pengamat Matahari portabel yang aman wajib digunakan sepanjang waktu.Kacamata hitam biasa, seberapa pun gelapnya tidak aman. Alat pengamat matahari yang aman harus ribuan kali lebih gelap dan memenuhi standar internasional ISO 12312-2. NASA tidak merekomendasikan merek tertentu.Sebelum digunakan periksa kondisi kacamata gerhana. Jika sobek, tergores, atau rusak, jangan dipakai. Anak-anak juga perlu diawasi saat menggunakannya.Penting diingat, jangan pernah melihat Matahari melalui perangkat optik apa pun (kamera, teleskop, teropong) sambil memakai kacamata gerhana.Cahaya Matahari yang terkonsentrasi dapat menembus filter dan tetap membahayakan mata. Perangkat optik memerlukan filter Matahari khusus yang dipasang di bagian depan alat tersebut. Mintalah saran ahli astronomi sebelum menggunakannya.Lihat Juga :Sesar Cisadane ‘Pembelah Gunung’ di Jabodetabek, Warga Perlu WaspadaJika tidak memiliki kacamata gerhana, pengamatan bisa dilakukan dengan metode tidak langsung, seperti proyektor lubang jarum. Dengan Matahari berada di belakang Anda, lubang kecil akan memproyeksikan citra Matahari ke permukaan lain. Jangan melihat Matahari melalui lubang jarum tersebut.Selama gerhana cincin dan fase parsial sebelum maupun sesudahnya, Matahari tetap sangat terang. Pengamatan yang berlangsung berjam-jam dapat menyebabkan paparan sinar matahari langsung. Karena itu, gunakan tabir surya, topi, dan pakaian pelindung untuk mencegah kerusakan kulit.Gerhana Matahari Cincin aman disaksikan hanya jika dilakukan dengan perlindungan mata dan prosedur yang benar. Tanpa itu, risikonya nyata dan serius. (wpj/dmi) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT gerhana matahari gerhana matahari cincin nasa fenomena astronomi risiko kesehatan ARTIKEL TERKAIT Detik-detik SpaceX Luncurkan 24 Satelit Starlink ke Orbit Apa Akibat dari Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026? FOTO: NASA Sukses Luncurkan Misi Crew-12 ke ISS Akankah Gerhana Matahari Cincin 17 Februari Bisa Dilihat di Indonesia? Mundur dari Ambisi Mars, Elon Musk Kini Mau Buat Kota di Bulan Bulan Menjauh, Panjang Waktu Satu Hari di Bumi akan Bertambah? REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *