Tips Seting Fitur Whatsapp Agar Tak Mudah Dibajak login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Teknologi Informasi Tips Seting Fitur Whatsapp Agar Tak Mudah Dibajak CNN Indonesia Rabu, 18 Feb 2026 15:00 WIB Bagikan: url telah tercopy Ada sejumlah fitur yang bisa diseting pengguna agar lebih sulit dibajak pelaku kejahatan siber. (istockphoto/hocus-focus) Jakarta, CNN Indonesia — WhatsApp merupakan salah satu aplikasi pesan instan paling populer dan digunakan untuk kebutuhan personal hingga profesional. Simak cara memanfaatkan fitur WhatsApp untuk mengamankan akun dari pembajak.WhatsApp memiliki sekitar 3 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia, yang menjadikannya salah satu aplikasi pesan instan paling populer saat ini.Popularitas ini menjadikan WhatsApp target empuk bagi pelaku kejahatan siber, mulai dari pembajakan akun, penipuan berkedok teman, hingga penyebaran spyware yang dapat memantau aktivitas korban secara diam-diam. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Meski dibekali enkripsi end-to-end yang membuat pesan hanya dapat dibaca oleh pengirim dan penerima, pengguna tetap perlu memanfaatkan berbagai fitur keamanan tambahan agar akun tidak mudah diambil alih.Lihat Juga :TIPS TEKNOLOGICara Backup dan Restore Chat WhatsApp Dikutip dari Bitdefender, berikut beberapa pengaturan dan langkah penting yang bisa diaktifkan untuk memperkuat keamanan akun WhatsApp Anda:1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (2FA)Fitur verifikasi dua langkah atau two-factor authentication (2FA) menambahkan lapisan keamanan berupa PIN enam digit yang harus dimasukkan saat mendaftarkan nomor di perangkat baru.Skema penipuan yang sering terjadi adalah pelaku berpura-pura menjadi teman atau pihak WhatsApp dan meminta kode verifikasi SMS. Jika kode tersebut dibagikan, akun bisa langsung dibajak.Dengan 2FA, meskipun pelaku mengetahui kode SMS, mereka tetap tidak bisa mengakses akun tanpa PIN tambahan yang hanya diketahui pemilik akun.2. Atur privasi informasi pribadiWhatsApp memungkinkan pengguna mengatur siapa saja yang dapat melihat status “Last Seen”, status online, foto profil, info “About”, hingga pembaruan Status.Jika diatur ke “Everyone”, siapa pun yang memiliki nomor Anda, termasuk orang asing atau penipu, bisa melihat aktivitas tersebut. Sebaiknya batasi hanya untuk kontak atau bahkan “Nobody” demi mencegah stalking dan rekayasa sosial.Semakin sedikit informasi yang terbuka, semakin kecil peluang akun dimanfaatkan untuk penipuan.3. Batasi siapa yang bisa menambahkan ke grupBanyak pengguna kerap tiba-tiba dimasukkan ke grup asing berisi spam atau tautan mencurigakan. Untuk mencegahnya, atur privasi grup agar hanya kontak yang dapat menambahkan Anda.Pengaturan ini penting karena pelaku seringkali menyebar tautan phishing atau investasi palsu melalui grup acak yang berisi ratusan nomor.4. Aktifkan notifikasi keamananWhatsApp menyediakan fitur notifikasi perubahan kode keamanan enkripsi. Saat diaktifkan, pengguna akan mendapat pemberitahuan jika kode keamanan kontak berubah, misalnya karena ganti perangkat atau install ulang aplikasi.Meski biasanya normal, perubahan yang tidak diketahui bisa menjadi tanda adanya akses tidak sah.5. Kunci aplikasi dengan biometrikFitur kunci aplikasi memungkinkan WhatsApp dibuka hanya dengan sidik jari atau pemindai wajah.Langkah ini berguna jika ponsel dipinjam orang lain atau hilang dalam kondisi tidak terkunci. Meski perangkat sudah terbuka, WhatsApp tetap tidak bisa diakses tanpa autentikasi biometrik.6. Gunakan Pesan Sementara dan View OnceUntuk percakapan sensitif, aktifkan fitur Disappearing Messages agar pesan terhapus otomatis setelah periode tertentu.Selain itu, gunakan fitur View Once untuk foto dan video agar hanya bisa dilihat satu kali tanpa tersimpan di galeri. Cara ini meminimalkan risiko penyalahgunaan konten pribadi jika akun diretas.7. Amankan cadangan chat dengan enkripsiBanyak pengguna lupa bahwa cadangan chat di Google Drive atau iCloud secara default tidak terenkripsi end-to-end.Aktifkan fitur enkripsi cadangan dengan kata sandi atau kunci khusus. Dengan begitu, meskipun akun cloud diretas, isi percakapan tetap tidak dapat dibaca pihak lain.Lihat Juga :TIPS TEKNOLOGICara Mengunci Chat WhatsApp Buat Jaga Privasi ObrolanWaspada spywareSpyware merupakan ancaman serius karena dapat memantau pesan, panggilan, hingga lokasi pengguna tanpa disadari. Dalam beberapa kasus, celah keamanan memungkinkan serangan hanya melalui panggilan tak terjawab.Meski tak ada fitur langsung yang bisa menangkal serangan spyware, ada beberapa cara yang bisa diterapkan untuk mitigasi serangan ini.Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan untuk mencegah serangan spyware:- Selalu perbarui WhatsApp dan sistem operasi ponsel ke versi terbaru.- Unduh aplikasi hanya dari toko resmi seperti Google Play Store atau Apple App Store.- Hindari klik tautan dari pengirimtak dikenal.- Periksa izin aplikasi secara berkala.- Gunakan aplikasi keamanan tambahan untuk memindai potensi malware.Selain itu, waspadai tanda-tanda mencurigakan seperti baterai cepat habis, ponsel panas berlebihan, atau lonjakan penggunaan data tanpa sebab jelas. (lom/fea) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT whatsapp tips whatsapp spyware kejahatan siber ARTIKEL TERKAIT WhatsApp Web Kini Punya Fitur Panggilan Suara dan Video, Cek Caranya WhatsApp Rilis Fitur Baru Buat Perketat Privasi Akun, Begini Caranya Cara Backup dan Restore Chat WhatsApp Banyak Pengguna iPhone Ogah Update iOS 26, Waspada Bahaya Mengintai Cara Mengunci Chat WhatsApp Buat Jaga Privasi Obrolan Temu Nasional Literasi Digital, Komdigi Sorot Penyalahgunaan AI REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Peluncuran Buku “Pesantren Online Itu Bernama Al-Zoomiyah”: Mengenang Semangat dan Merawat Silaturahmi
Peluncuran Buku “Pesantren Online Itu Bernama Al-Zoomiyah”: Mengenang Semangat dan Merawat Silaturahmi
Kebenaran mercun "Pop-Pop", "Happy Boom" tertakluk permit ketua polis daerah – KPN
Kebenaran mercun "Pop-Pop", "Happy Boom" tertakluk permit ketua polis daerah – KPN
Saintis bangunkan kaedah sapuan kulit tanpa suntikan untuk hantar insulin
Saintis bangunkan kaedah sapuan kulit tanpa suntikan untuk hantar insulin
