Cuaca Ekstrem Masih Hantui RI Hingga Awal Maret, Ini Pemicunya login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Climate Cuaca Ekstrem Masih Hantui RI Hingga Awal Maret, Ini Pemicunya CNN Indonesia Sabtu, 28 Feb 2026 07:00 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. BMKG memperkirakan cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat dan angin kencang, akan berlangsung hingga 5 Maret. Waspadai potensi hujan intensif di berbagai wilayah. (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA) Jakarta, CNN Indonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang masih akan terjadi hingga 5 Maret.Potensi cuaca ekstrem ini disebabkan sejumlah fenomena atmosfer di antaranya Madden-Julian Oscillation (MJO) dan sirkulasi siklonik.”(Hingga 5 Maret) cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat,” tulis BMKG dalam Prospek Cuaca Mingguan Periode 27 Februari-5 Maret.Lihat Juga :Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Lebat, Ini Daerah Berpotensi Terdampak ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Namun, beberapa wilayah bahkan diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat, bahkan disertai angin kencang.Dalam sepekan ke depan, BMKG memperkirakan bahwa fenomena atmosfer pada berbagai skala, baik global, regional, maupun lokal, masih akan memberikan dampak signifikan terhadap cuaca di Indonesia. Pada skala global, La Niña dalam kategori lemah masih terdeteksi melalui nilai SOI dan Niño3.4. Kondisi ini dinilai berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan, terutama di kawasan Indonesia bagian timur.Fenomena MJO yang aktif sejak beberapa waktu lalu diprediksi masih terus mempengaruhi kondisi atmosfer Indonesia dalam beberapa hari ke depan.Aktivitas MJO diperkirakan berada fase 3 (Indian Ocean) dan fase 4 (Maritime Continent), yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.Kombinasi antara MJO, Gelombang Rossby Ekuator dan Kelvin serta Gelombang dengan frekuensi rendah (Low Frequency) diperkirakan aktif di sejumlah wilayah seperti Samudera Hindia barat daya Lampung hingga selatan Nusa Tenggara Timur, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan sebagian Kalimantan.Dinamika atmosfer ini juga diperkirakan aktif di Laut Sulawesi, sebagian besar Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, dan sebagian besar Papua.Lihat Juga :Prediksi Cuaca Lebaran 2026, Masih Hujan atau Panas? Ini Kata BMKGBMKG mengatakan kombinasi fenomena tersebut berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas konvektif dan potensi hujan di wilayah tersebut.”Selain itu, Sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia barat daya Lampung, dan di Samudra Pasifik Timur Laut Papua Nugini,” jelas BMKG.Sistem-sistem tersebut, kata BMKG, membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di Samudra Hindia Barat Daya Banten, dan di Samudra Pasifik Timur Laut Papua.Kondisi tersebut dapat mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.Selama beberapa hari terakhir, hujan dengan intensitas ekstrem tercatat di Bali mencapai 216,9 mm/hari. Selain itu, hujan dengan intensitas sangat lebat juga tercatat di Sulawesi Selatan mencapai 146,5 mm/hari.Pada periode yang sama, di wilayah lainnya juga tercatat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, yang menunjukkan bahwa hujan masih mendominasi di sebagian wilayah dengan intensitas yang bervariasi.Lihat Juga :BRIN Ungkap Pemicu Hujan Ekstrem dan Siklon Tropis Makin Sering di RIBerikut daftar wilayah berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat sepekan ke depan:27 Februari-1 MaretHujan lebat-sangat lebat- Jawa: Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur.- Bali dan Nusa Tenggara: Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.- Sulawesi Selatan- MalukuAngin kencang- Jawa: Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur.- Bali dan Nusa Tenggara: Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.- Sulawesi: Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara.- Maluku: Maluku, Maluku Utara.- Papua: Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Selatan.2-5 MaretHujan lebat-sangat lebat- Kepulauan Bangka Belitung- Jawa Timur- Nusa Tenggara TimurAngin kencang- Lampung- Jawa: Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur.- Bali dan Nusa Tenggara: Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.- Kalimantan: Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan.- Sulawesi: Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara.- Maluku: Maluku, Maluku Utara.- Papua: Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Selatan. (lom/dmi) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT cuaca ekstrem bmkg hujan lebat angin kencang mjo la niña fenomena atmosfer ARTIKEL TERKAIT Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Lebat, Ini Daerah Berpotensi Terdampak Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 27 Februari: Potensi Hujan Lebat Prediksi Cuaca Lebaran 2026, Masih Hujan atau Panas? Ini Kata BMKG Sebagian Besar Wilayah RI Masih ‘Basah’, Kapan Musim Kemarau Tiba? Fenomena Atmosfer Penyebab Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah RI La Nina Melemah, Curah Hujan Tinggi Masih Intai Sejumlah Wilayah RI REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Disinformasi Menyebar Lebih Cepat Dibandingkan Klarifikasi Fakta
Disinformasi Menyebar Lebih Cepat Dibandingkan Klarifikasi Fakta
BMKG: Waspada Hujan Lebat Sepanjang 21-23 Februari
BMKG: Waspada Hujan Lebat Sepanjang 21-23 Februari
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Dilihat di RI, Ini Jadwalnya
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Dilihat di RI, Ini Jadwalnya
