Generasi Alpha Rentan Gangguan Kesehatan Mental, Peran Keluarga Perlu Diperkuat

Generasi Alpha Rentan Gangguan Kesehatan Mental, Peran Keluarga Perlu Diperkuat – Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA id EN Email Perpustakaan Mahasiswa Staff Alumni Pendaftaran Sarjana dan Sarjana Terapan International Undergraduate Program (IUP) Pascasarjana Bantuan Keuangan & Beasiswa Tinggal di Kampus Biaya Pendidikan Pelajar Internasional Pendidikan Fakultas dan Sekolah Kalender Akademik Diktisaintek Berdampak Fasilitas Belajar UGM Online Kanal Pengetahuan LMS ELOK UGM Aplikasi Web SIMASTER E-Jurnal UGM Channel Internet Ruang Kerja Bersama Literasi Bahasa Inggris dengan AI Sumber Daya Siswa Aplikasi SIMASTER SIMASTER VNext Student Mobile Apps – IOS SIMASTER VNext Student Mobile Apps – Android Perpustakaan Fasilitas Organisasi Kemahasiswaan Kantor Internasional Transportasi Dukungan Klinik Kesehatan Rumah Sakit Akademik Health Promoting University Pusat Krisis Keamanan dan Keselamatan Penelitian Penelitian Sorotan dan Dampak Tinggi Publikasi Buku Produk Pusat Penelitian Keahlian Jaringan Kemenristekdikti LPDP Fasilitas Penelitian LPPT UGM 10 Learning Centers Open Data Manajemen Lab Terpadu Manajemen Penelitian Manajemen Etik dan Penguatan Integritas Research Administration Etichal Clearance Pengabdian Pengabdian Highlight dan High Impact KKN PPM KKN ECL Desa Binaan Teknologi Tepat Guna Pendidikan Untuk Pembangunan Berkelanjutan Unit Tanggap Bencana Pusat Regional Keahlian UMKM Layanan Suara Kita Aspirasi UGM Whistleblowing System lapor.go.id Layanan Darurat dan Pusat Krisis Layanan Kesehatan Terpadu Kontak Darurat Pusat Krisis Satgas PPKS Layanan Terpadu University Services Layanan Laboratorium Terpadu Layanan Homestay UGM Asrama Mahasiswa Layanan Pengadaan Layanan Terpadu Layanan Alumni Campus Visit Layanan Data dan Informasi Search UGM Peta Kampus UGM dalam Angka Layanan Informasi Publik Laporan Keuangan Agenda Layanan Elektronik/E-Mall UGM Online SIMASTER VNext Parents – Android SIMASTER Vnext Parents – IOS Virtual Campus Tour Tentang Tentang UGM Sambutan Rektor Visi dan Misi Tugas dan Fungsi Organisasi Direktorat dan Unit Kerja Sejarah Makna Lambang Himne Gadjah Mada Panduan Identitas SDGs SDGs Portal SDGs Dashboard SDGs dengan AI Berita Peduli Bencana Email Perpustakaan Mahasiswa Staff Alumni Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA BeritaKepakaran Generasi Alpha Rentan Gangguan Kesehatan Mental, Peran Keluarga Perlu Diperkuat Kepakaran 24 Februari 2026, 09.36 Oleh : gusti.grehenson Lebih dari 71.000 pelajar di Kota Bandung terindikasi mengalami gangguan kesehatan mental, dengan temuan tertinggi di tingkat SMP/MTs yang mencapai sekitar 49,09%, didominasi gejala ansietas ringan hingga depresi berat. Dari hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung pada Agustus hingga Oktober 2025 terhadap 148.239 pelajar, tercatat 71.433 siswa atau 48,19 persen diantaranya mengalami masalah kesehatan jiwa, dengan rincian pada jenjang SMP/MTs sebanyak 76,46 persen siswa mengalami gejala ansietas ringan, 7,89 persen terindikasi ansietas berat, 15,23 persen gejala depresi ringan, dan 7,42 persen terindikasi depresi berat; sementara di jenjang SD/MI, dari 80.724 peserta, sebanyak 43.390 siswa (53,75 persen) terindikasi masalah kesehatan jiwa yang didominasi gejala ansietas ringan dan depresi ringan, sedangkan di jenjang SMA/MA tercatat 25,79 persen siswa terindikasi masalah serupa, dan di SLB mencapai 48,51 persen. Menanggapi hasil temuan tersebut, akademisi dan psikolog dari Fakultas Psikologi UGM, Diana Setyawati, S.Psi., MHSc., Ph.D., Psikolog, menyoroti kerentanan generasi Alpha terhadap tekanan psikologis. Menurutnya, generasi alpha lahir dan tumbuh di era digital, di mana teknologi berkembang pesat dalam mengakses berbagai informasi. Beberapa informasi yang termuat di dunia maya menjadi salah satu pemicu utama. “Dunia maya memberikan insecurity yang sangat besar. Anak-anak semakin banyak tahu banyak hal, sayangnya beberapa informasi yang didapatkan justru membuat insecurity semakin tinggi,” ujarnya, Selasa (24/2). Diana menjelaskan bahwa generasi saat ini tumbuh dengan nilai-nilai yang dibentuk oleh algoritma media sosial, bukan lagi dari keluarga. “Ada pergeseran nilai. Media sosial sekarang didominasi oleh hal-hal instan, hedonisme, pamer kekayaan, pamer gaya hidup orang terkaya. Jika keluarga tidak menanamkan nilai dari rumah, maka fungsi keluarga itu akan diambil alih oleh apa yang mereka lihat di dunia maya,” ungkapnya Menurut Diana, upaya pencegahan harus dimulai dari keluarga dengan pemahaman orang tua tentang tentang kesehatan mental. Ia menjelaskan bahwa anak dengan kesehatan mental yang baik mampu mengenali potensi diri, memiliki tujuan hidup, mampu mengelola stress sehari-hari, produktif, serta bermanfaat bagi orang lain. “Saya pikir orang tua perlu memahami ciri-ciri kesehatan mental bagi anak, sehingga ketika melihat anak menunjukkan perubahan perilaku, mereka memahami apa yang terjadi dan bagaimana cara memberikan pertolongan,” ucapnya Ia turut mengingatkan bahwa persoalan kesehatan mental generasi muda merupakan tanggung jawab bersama secara holistik. Pemerintah harus memberikan pendidikan dan edukasi skill berkeluarga. Sekolah harus melakukan pendekatan School-Based Mental Health. Keluarga harus kita kuatkan agar mampu menjadi punggung kesehatan mental anak-anak. “Pelayanan kesehatan juga harus siap ketika kesadaran masyarakat mulai meningkat,” tegasnya. Tidak hanya itu, ia menegaskan bahwa sebaiknya sedini mungkin sistem kesehatan mental harus dibangun melalui promosi dan prevensi kesehatan secara holistik. Sehingga generasi muda dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dengan kesehatan emosional. “Kita harus membangun sistem kesehatan mental yang kuat. Promosi dan prevensi secara holistik harus dilakukan. Jangan sampai generasi kita tumbuh dengan kerentanan yang tidak tertangani,” pungkasnya. Penulis : Diyana Khairunnisa Editor : Gusti Grehenson Foto : Freepik Tags: Gangguan Kesehatan Mental Generasi Alpha Peran Keluarga SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDGs Berita Terkait Penghapusan Sertifikat Halal Produk dari AS Bisa Berdampak ke Pelaku UMKM dan Kedaulatan Pangan Nasional 24 Februari 2026 Outlook Kredit Menurun, Ekonom UGM Desak Pemulihan Kredibilitas Kebijakan 24 Februari 2026 Tips Bagi Penderita Diabetes Aman untuk Berpuasa 24 Februari 2026 Berita Terbaru Penghapusan Sertifikat Halal Produk dari AS Bisa Berdampak ke Pelaku UMKM dan Kedaulatan Pangan Nasional 24 Februari 2026 Generasi Alpha Rentan Gangguan Kesehatan Mental, Peran Keluarga Perlu Diperkuat 24 Februari 2026 Outlook Kredit Menurun, Ekonom UGM Desak Pemulihan Kredibilitas Kebijakan 24 Februari 2026 Tips Bagi Penderita Diabetes Aman untuk Berpuasa 24 Februari 2026 Perjanjian Penangguhan Penuntutan Kejahatan Korporasi Dinilai Bisa Jadi A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *