Kapan Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026? Ini Kata BMKG login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Sains Kapan Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026? Ini Kata BMKG CNN Indonesia Senin, 02 Mar 2026 12:19 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. BMKG mengumumkan Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026. Fenomena ini dapat diamati di Indonesia, dengan puncak gerhana terjadi pukul 18.33 WIB. (Foto: AFP/STR) Jakarta, CNN Indonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan Gerhana Bulan Total (GBT) akan terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026.Simak jadwal puncak fenomena ini.Fenomena astronomi ini dapat diamati dari berbagai wilayah di Indonesia selama kondisi cuaca mendukung.Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama menjelaskan bahwa Gerhana Bulan terjadi akibat dinamika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan yang berlangsung saat fase purnama.Lihat Juga :Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Dilihat di RI, Ini Jadwalnya ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Secara khusus, Gerhana Bulan Total terjadi ketika ketiganya berada pada satu garis sejajar sehingga Bulan sepenuhnya masuk ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi.”Hal ini membuat Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi. Fenomena ini menyajikan pemandangan yang indah; jika langit cerah, Bulan akan terlihat berwarna merah saat puncak gerhana terjadi,” ujar Nelly, melansir BMKG, Jakarta, Senin (2/3). Secara keseluruhan, durasi gerhana dari awal hingga berakhir mencapai 5 jam 41 menit 51 detik. Fase parsialitas berlangsung selama 3 jam 27 menit 47 detik, sedangkan fase totalitas ketika Bulan sepenuhnya berada dalam bayangan umbra Bumi terjadi selama 59 menit 27 detik.Warna merah yang tampak saat puncak gerhana merupakan dampak hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi. Cahaya Matahari dengan panjang gelombang pendek (biru) tersebar, sementara cahaya dengan panjang gelombang panjang (merah) tetap diteruskan dan mencapai permukaan Bulan.Plt. Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu, Fachri Radjab, menyampaikan bahwa berdasarkan data BMKG, Gerhana Bulan Total dimulai pada pukul 18.03 WIB. Puncak gerhana terjadi pada pukul 18.33 WIB, 19.33 WITA, dan 20.33 WIT.”Fenomena ini akan benar-benar berakhir sepenuhnya pada pukul 21.24 WIB (atau tengah malam di wilayah WIT) saat bulan keluar dari bayangan penumbra bumi. Masyarakat diimbau untuk mencari lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya dan memiliki pandangan langit yang cerah ke arah terbitnya bulan,” ujarnya.Pilihan RedaksiMundur dari Ambisi Mars, Elon Musk Kini Mau Buat Kota di BulanCuaca Ekstrem Masih Hantui RI Hingga Awal Maret, Ini PemicunyaBibit Siklon 90S Terpantau Aktif Dekat Lampung, Waspada Cuaca EkstremBMKG menjelaskan, wilayah Indonesia bagian Timur memiliki peluang pengamatan lebih baik karena dapat menyaksikan fase awal gerhana sejak Bulan terbit.Sementara di wilayah Barat Indonesia, Bulan akan terbit saat fase gerhana sudah berlangsung, bahkan mendekati atau memasuki totalitas.Sepanjang 2026, diperkirakan terjadi empat kali gerhana, yakni dua Gerhana Matahari dan dua Gerhana Bulan. Namun, hanya Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026 yang dapat diamati dari Indonesia.Secara astronomis, peristiwa ini merupakan anggota ke-27 dari 71 anggota dalam seri Saros 133. Gerhana dengan seri yang sama sebelumnya terjadi pada 21 Februari 2008 dan akan kembali terjadi pada 13 Maret 2044.BMKG menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan informasi tanda waktu dan fenomena astronomi secara akurat.Masyarakat diimbau untuk memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan pengamatan. (wpj/dmi) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT gerhana bulan total puncak gerhana fenomena astronomi bmkg ARTIKEL TERKAIT Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Dilihat di RI, Ini Jadwalnya Ada Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Catat Waktu Manggungnya Gempa Besar Guncang Utara Malaysia, BMKG Ungkap Pemicunya Dikepung Tektonik Aktif, Ribuan Gempa Terjadi di RI Januari 2026 Wilayah Indonesia Berpotensi Paling Goyang Jika Terjadi Gempa Awal Puasa 19 Februari, Ini Fakta-fakta Soal Pengamatan Hilal REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Beberapa bangunan di Tel Aviv rosak akibat serangan peluru berpandu Iran
Beberapa bangunan di Tel Aviv rosak akibat serangan peluru berpandu Iran
Rahasia Togel Today: Finding Pattern in Numbers
Rahasia Togel Today: Finding Pattern in Numbers
Bukan Sinkhole, Pakar Ungkap Alasan Lubang Raksasa Aceh Terus Melebar
Bukan Sinkhole, Pakar Ungkap Alasan Lubang Raksasa Aceh Terus Melebar
