Pemicu Hujan dan Angin Kencang di Awal Ramadhan login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Climate Pemicu Hujan dan Angin Kencang di Awal Ramadhan CNN Indonesia Sabtu, 21 Feb 2026 09:30 WIB Bagikan: url telah tercopy Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat dan sejumlah pihak untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem sepekan. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT Jakarta, CNN Indonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat dan sejumlah pihak untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem sepekan ke depan imbas sejumlah dinamika atmosfer.”Dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari kedepan, BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang,” kata BMKG dalam Prospek Cuaca Mingguan Periode 20-26 Februari.Menurut BMKG, sejumlah fenomena atmosfer pada berbagai skala, baik global, regional, maupun lokal, masih akan memberikan dampak signifikan terhadap cuaca di Indonesia. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Lihat Juga :Dikepung Tektonik Aktif, Ribuan Gempa Terjadi di RI Januari 2026Beberapa yang cukup signifikan terhadap kondisi cuaca Tanah Air adalah Monsun Asia dan gelombang ekuator. “Monsun Asia masih diprakirakan aktif dan memberikan suplai massa udara serta perpindahan uap air menuju wilayah Indonesia yang cukup signifikan untuk sepekan kedepan,” tulis BMKG.Dampak fenomena atmosfer terhadap cuaca Indonesia telah dimulai dari fenomena skala global. Kondisi La Niña lemah yang terdeteksi melalui nilai SOI dan Niño3.4 berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan, terutama di kawasan Indonesia bagian timur.Kemudian, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) diprediksi akan terus memengaruhi kondisi atmosfer Indonesia dalam beberapa hari ke depan. Aktivitas MJO diperkirakan masih berada pada fase Indian Ocean, yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di hampir seluruh wilayah Indonesia.Lihat Juga :Prakiraan Cuaca BMKG di Hari Pertama Puasa: Jakarta HujanBMKG mengatakan kombinasi antara MJO, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator terpantau aktif di wilayah Lampung, Laut Jawa Bagian Barat, Laut Jawa Bagian Tengah, Perairan Bengkulu, Sumatera Selatan, Samudra Hindia Barat Bengkulu.Lebih lanjut, sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia barat daya Banten dan Kalimantan Barat.”Dengan kelembapan udara yang juga masih tinggi, serta Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal di beberapa wilayah, kondisi di atas berpotensi meningkatkan curah hujan secara signifikan di sebagian wilayah Indonesia,” terangnya.Berikut daftar wilayah berpotensi mengalami cuaca ekstrem pada periode 20-26 Februari:20-22 FebruariHujan lebat-sangat lebat- Jawa: Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur.- Bali dan Nusa Tenggara: Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.- Kalimantan Barat.- Sulawesi: Sulawesi Utara, Sulawesi Barat.- Maluku dan Papua: Maluku Utara, Papua Pegunungan.Angin kencang- Sumatera: Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung.- Jawa: Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.- Bali dan Nusa Tenggara: Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.- Sulawesi Selatan.23-26 FebruariHujan lebat-sangat lebat- Jawa: DI Yogyakarta, Jawa Timur.- Bali dan Nusa Tenggara: Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.- Papua Pegunungan.Angin kencang- Sumatera: Sumatera Barat, Lampung.- Jawa: Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta.- Bali dan Nusa Tenggara: Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.- Kalimantan: Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan.- Sulawesi dan Gorontalo: Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara.- Maluku dan Papua: Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat. (lom/mik) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT bmkg cuaca ekstrem hujan hujan angin ARTIKEL TERKAIT Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini: Waspada Hujan Petir Monsun Asia Menguat, Waspada Hujan Lebat Hingga Akhir Pekan Prakiraan Cuaca BMKG di Hari Pertama Puasa: Jakarta Hujan Sejumlah Wilayah Diperkirakan Hujan Lebat Awal Ramadan Bagaimana Prediksi Cuaca Selama Ramadhan Tahun Ini? Cek Kata BMKG BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat Sepekan ke Depan di Jawa-Sumatra REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Gemini Lyria 3, Bikin Musik 30 Detik Cuma Modal Teks dan Gambar
Gemini Lyria 3, Bikin Musik 30 Detik Cuma Modal Teks dan Gambar
Murid 12 tahun berjaya selamatkan rakan hampir lemas
Murid 12 tahun berjaya selamatkan rakan hampir lemas
Prestasi Mahasiswa
Prestasi Mahasiswa
