Perkuat Jejaring Global, UGM Buka Pendaftaran Calon Mahasiswa Internasional dari Papua Nugini dan Kepulauan Solomon

Perkuat Jejaring Global, UGM Buka Pendaftaran Calon Mahasiswa Internasional dari Papua Nugini dan Kepulauan Solomon – Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA id EN Email Perpustakaan Mahasiswa Staff Alumni Pendaftaran Sarjana dan Sarjana Terapan International Undergraduate Program (IUP) Pascasarjana Bantuan Keuangan & Beasiswa Tinggal di Kampus Biaya Pendidikan Pelajar Internasional Pendidikan Fakultas dan Sekolah Kalender Akademik Diktisaintek Berdampak Fasilitas Belajar UGM Online Kanal Pengetahuan LMS ELOK UGM Aplikasi Web SIMASTER E-Jurnal UGM Channel Internet Ruang Kerja Bersama Literasi Bahasa Inggris dengan AI Sumber Daya Siswa Aplikasi SIMASTER SIMASTER VNext Student Mobile Apps – IOS SIMASTER VNext Student Mobile Apps – Android Perpustakaan Fasilitas Organisasi Kemahasiswaan Kantor Internasional Transportasi Dukungan Klinik Kesehatan Rumah Sakit Akademik Health Promoting University Pusat Krisis Keamanan dan Keselamatan Penelitian Penelitian Sorotan dan Dampak Tinggi Publikasi Buku Produk Pusat Penelitian Keahlian Jaringan Kemenristekdikti LPDP Fasilitas Penelitian LPPT UGM 10 Learning Centers Open Data Manajemen Lab Terpadu Manajemen Penelitian Manajemen Etik dan Penguatan Integritas Research Administration Etichal Clearance Pengabdian Pengabdian Highlight dan High Impact KKN PPM KKN ECL Desa Binaan Teknologi Tepat Guna Pendidikan Untuk Pembangunan Berkelanjutan Unit Tanggap Bencana Pusat Regional Keahlian UMKM Layanan Suara Kita Aspirasi UGM Whistleblowing System lapor.go.id Layanan Darurat dan Pusat Krisis Layanan Kesehatan Terpadu Kontak Darurat Pusat Krisis Satgas PPKS Layanan Terpadu University Services Layanan Laboratorium Terpadu Layanan Homestay UGM Asrama Mahasiswa Layanan Pengadaan Layanan Terpadu Layanan Alumni Campus Visit Layanan Data dan Informasi Search UGM Peta Kampus UGM dalam Angka Layanan Informasi Publik Laporan Keuangan Agenda Layanan Elektronik/E-Mall UGM Online SIMASTER VNext Parents – Android SIMASTER Vnext Parents – IOS Virtual Campus Tour Tentang Tentang UGM Sambutan Rektor Visi dan Misi Tugas dan Fungsi Organisasi Direktorat dan Unit Kerja Sejarah Makna Lambang Himne Gadjah Mada Panduan Identitas SDGs SDGs Portal SDGs Dashboard SDGs dengan AI Berita Peduli Bencana Email Perpustakaan Mahasiswa Staff Alumni Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA BeritaPendidikan Perkuat Jejaring Global, UGM Buka Pendaftaran Calon Mahasiswa Internasional dari Papua Nugini dan Kepulauan Solomon Pendidikan 13 April 2026, 16.13 Oleh : gusti.grehenson Universitas Gadjah Mada kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi ke UGM melalui jalur reguler dan International Undergraduate Program (IUP) gelombang kedua. UGM secara khusus menyambut calon mahasiswa barunya dari Papua Nugini dan Kepulauan Solomon untuk menempuh pendidikan sarjana hingga pascasarjana di Yogyakarta. Langkah ini menjadi bagian dari upaya UGM dalam memperkuat jejaring global sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi mahasiswa dari kawasan Pasifik. Prof. dr. Gandes Retno Rahayu, M.Med.Ed., Ph.D., selaku Direktur Pendidikan dan Pengajaran UGM menyebutkan bahwa terdapat beberapa jalur untuk menjadi bagian dari UGM bagi mahasiswa internasional, yakni melalui jalur reguler dan International Undergraduate Program (IUP) yang masing-masing memiliki ketentuan serta kuota yang berbeda. “Kami membuka dua jalur untuk teman-teman internasional dengan berbagai macam pilihan program studi dan kesempatan,” ujarnya, Senin (13/4). Ia juga menekankan bahwa keberagaman jalur ini dirancang untuk mengakomodasi latar belakang akademik, kesiapan bahasa, serta tujuan studi calon mahasiswa. Gandes menuturkan bahwa kedua jalur tersebut memiliki perbedaan persyaratan yang cukup signifikan, mulai dari dokumen yang dibutuhkan hingga sistem pembelajaran yang akan dijalani. Pada jalur reguler, mahasiswa internasional diwajibkan mengikuti pelatihan bahasa Indonesia selama beberapa bulan, mengingat bahasa pengantar yang digunakan dalam perkuliahan adalah bahasa Indonesia. “Dalam skema ini, mahasiswa internasional akan belajar bersama mahasiswa Indonesia di berbagai program studi yang hampir seluruhnya membuka kesempatan melalui jalur reguler,” ujarnya. Kendati demikian, bagi calon mahasiswa yang belum memiliki kemampuan bahasa Indonesia, UGM telah menyediakan program pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bekal sebelum memasuki masa perkuliahan. Program ini dirancang secara intensif dan aplikatif, mencakup keterampilan komunikasi sehari-hari hingga bahasa akademik yang dibutuhkan di kelas. “Kita ingin memastikan mahasiswa internasional dapat beradaptasi secara optimal, baik dalam aspek akademik maupun kehidupan sosial di Yogyakarta,” paparnya. Sementara itu, jalur IUP ditawarkan bagi calon mahasiswa yang ingin mengikuti perkuliahan dalam bahasa Inggris tanpa kewajiban mempelajari bahasa Indonesia di tahap awal. Program ini tersedia di berbagai fakultas, seperti Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Fakultas Hukum, FISIPOL, Fakultas Psikologi, serta rumpun sains dan teknologi hingga Agro. Melalui jalur ini, mahasiswa juga berkesempatan memperoleh international exposure melalui program double degree, student exchange, maupun academic exposure bersama universitas mitra UGM di berbagai negara. Pengalaman ini tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik, tetapi juga memperluas perspektif global serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja internasional. Untuk dapat mengikuti jalur IUP, calon mahasiswa perlu memenuhi persyaratan English proficiency sebagai standar awal, mengikuti Gadjah Mada Scholastic Test, serta menjalani tahap wawancara yang bertujuan untuk menilai kesiapan akademik dan motivasi studi. Pada beberapa program studi, seleksi juga dapat mencakup penulisan esai sebagai bentuk evaluasi kemampuan berpikir kritis dan argumentasi. Penerimaan tahap pertama untuk program ini telah ditutup, sementara intake kedua dibuka pada 1 April hingga 28 April. “Kami menyarankan calon mahasiswa untuk mengikuti intake kedua, karena intake ketiga waktunya relatif lebih terbatas,” jelas Gandes. Pada jenjang pascasarjana, UGM juga menawarkan berbagai program dengan sistem klaster keilmuan yang serupa, namun dengan variasi program yang lebih spesifik dan mendalam. Sebagai contoh, Fakultas Hukum tidak hanya membuka program di Yogyakarta, tetapi juga memiliki kampus di Jakarta yang memberikan fleksibilitas lokasi studi. Persyaratan pendaftaran meliputi sertifikat TOEFL, surat rekomendasi akademik, serta dokumen pendukung lainnya. Khusus untuk program magister dan doktor, calon mahasiswa diwajibkan menyusun research proposal sebagai bagian dari proses seleksi, yang mencerminkan kesiapan mereka dalam melakukan penelitian. Beberapa program tersedia dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, sehingga memberikan pilihan yang lebih luas bagi mahasiswa internasional. Periode pendaftaran pascasarjana terdiri atas d

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *