Ilmuwan Temukan Penyimpanan Data di Kaca yang Awet 10.000 Tahun login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Sains Ilmuwan Temukan Penyimpanan Data di Kaca yang Awet 10.000 Tahun CNN Indonesia Senin, 02 Mar 2026 09:32 WIB Bagikan: url telah tercopy Ahli Microsoft di Cambrige menjelaskan penyimpanan data di kaca menggunakan laser bisa bertahan lebih dari 10.000 tahun di suhu ruangan. (422737/Pixabay) Jakarta, CNN Indonesia — Ilmuwan mengembangkan metode “penulisan laser pada kaca,” yakni penyimpanan data baru yang diklaim mampu bertahan ribuan tahun.Berbagai data penting, mulai dari foto pribadi, rekor medis, dokumen bisnis, penelitian sains hingga catatan nasional, membutuhkan penyimpanan jangka panjang yang andal. Hal ini mendorong inovasi teknologi penyimpanan yang lebih tahan lama.Namun, ada satu tantangan besar yaitu penyimpanan media digital jangka panjang saat ini, termasuk di pusat data yang menopang layanan cloud, masih bergantung pada pita magnetik dan hard disk yang sama sama memiliki umur pakai terbatas. Solusi untuk saat ini data itu harus secara berkala dipindahkan dan disalin ke media baru agar tetap aman dan dapat diakses. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Lihat Juga :Data Satelit Ungkap Paus Biru Kerdil Jelajah 2.000 Km Dalam 9 HariPara ahli Microsoft di Cambridge menyatakan mereka telah menyempurnakan metode penyimpanan data jangka panjang berbasis kaca. “Ini memiliki ketahanan yang luar biasa dan umur pakai yang sangat panjang. Jadi, begitu data disimpan dengan aman di dalam kaca, data tersebut akan bertahan dalam waktu yang sangat lama,” ujar Richard Black, Direktur Penelitian Proyek Silika, mengutip The Guardian, Rabu (18/2).Sistem ini menggunakan satu denyut laser untuk menciptakan setiap volume pixel (voxel), sehingga sangat efisien. Dengan membagi laser menjadi empat sinar independen yang menulis secara bersamaan, tim mengatakan teknologi ini dapat merekam 65,9 juta bit per detik.Para peneliti menemukan bahwa mereka dapat menyimpan 4,84 TB data dalam sepotong kaca fused silica berukuran 12 cm² dan tebal 2 mm, jumlah informasi yang setara dua meter buku cetak, seperti yang dijelaskan dalam artikel pendamping oleh peneliti di China.Tim juga telah mengembangkan metode untuk menciptakan voxel dalam kaca borosilikat, bahan yang digunakan oleh merek Pyrex.”Itu jauh lebih mudah didapat, jauh lebih murah, dan lebih mudah diproduksi,” kata Black.Mereka menambahkan bahwa sistem penyimpanan data tersebut sangat stabil, dengan eksperimen menunjukkan bahwa deformasi yang dihasilkan laser akan bertahan lebih dari 10.000 tahun pada suhu ruangan.Namun, Black mengatakan teknologi tersebut kemungkinan besar tidak akan digunakan di kantor rumahan, mencatat bahwa teknologi tersebut dirancang digunakan perusahaan cloud besar.Melissa Terras, Profesor Warisan Budaya Digital di Universitas Edinburgh, yang tidak terlibat dalam studi tersebut, menyambut baik temuan tersebut.”Setiap jenis penyimpanan yang memungkinkan pengelolaan informasi digital jangka panjang sangat menarik, terutama jika media penyimpanannya bersifat inert dan berpotensi bertahan lama tanpa perawatan khusus,” katanya.Lihat Juga :Ilmuwan Klaim Temukan Lokasi Tuhan, Jaraknya Sejauh Ini dari BumiNamun, ia menambahkan bahwa masih ada potensi kesulitan, termasuk apakah teknologi dan petunjuk untuk membaca kaca tersebut akan tersedia bagi generasi mendatang.Masalah lain adalah bahwa investasi yang signifikan diperlukan untuk menerapkan Silica secara besar-besaran.”Kita tidak berada dalam situasi ekonomi di mana industri atau politik memilih membangun infrastruktur yang akan mendukung kebutuhan informasi generasi mendatang,” ungkap Terras.”Saya menyarankan bahwa jika itu menjadi kekhawatiran, kita harus mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk menangani dampak serangan siber terhadap Perpustakaan Britania Raya, agar informasi yang sudah kita miliki dalam format yang dikenal dapat dikelola dengan baik dan tersedia bagi pengguna saat ini dan di masa depan,” lanjutnya. (wpj/fea) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT penyimpanan data microsoft cambridge hard disk ARTIKEL TERKAIT VIDEO: Microsoft Perkenalkan Chip Kuantum Majorana 1 REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Bikin Inovasi Pendeteksi Bahan Kimia pada Pangan, Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Kompetisi Internasional
Bikin Inovasi Pendeteksi Bahan Kimia pada Pangan, Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Kompetisi Internasional
BRIN Beber Mitigasi Darurat Atasi Pencemaran Kimia di Sungai Cisadane
BRIN Beber Mitigasi Darurat Atasi Pencemaran Kimia di Sungai Cisadane
Yudisium Program Studi Sains Data
Yudisium Program Studi Sains Data
