Bagaimana Kondisi Cuaca Puncak Mudik Lebaran 2026? Ini Prediksi BMKG login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Climate Bagaimana Kondisi Cuaca Puncak Mudik Lebaran 2026? Ini Prediksi BMKG CNN Indonesia Selasa, 10 Mar 2026 06:25 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. BMKG memperingatkan potensi hujan lebat saat puncak arus mudik 14-15 Maret 2026. Waspadai intensitas hujan di berbagai wilayah Indonesia. (Foto: ANTARA FOTO/ARDIANSYAH) Jakarta, CNN Indonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah akan diguyur hujan lebat saat periode puncak arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan terjadi pada 14-15 Maret mendatang. “Periode 13 – 16 Maret 2026 cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang,” kata BMKG dalam Prospek Cuaca Mingguan Periode 10-16 Maret, dikutip Selasa (10/3). Lihat Juga : Apakah Cuaca Ekstrem Masih ‘Teror’ Jakarta Pekan Ini? Cek Kata BMKG ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Namun begitu, BMKG mewanti-wanti masyarakat mewaspadai peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Selain itu, hujan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi terjadi di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan. Pada periode tersebut, BMKG juga memperkirakan hujan lebat hingga sangat lebat di Papua Tengah serta angin kencang di Sulawesi Utara. Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi akan terjadi dalam dua periode pada pertengahan Maret mendatang. Periode pertama puncak arus mudik diprakirakan terjadi ada 14-15 Maret, sementara periode kedua diprediksi terjadi pada 18-19 Maret. Hal ini berdasarkan hasil survei yang dilaksanakan Kementerian Perhubungan serta dengan membandingkan realisasi jumlah pemudik di tahun 2025. Lihat Juga : Bibit Siklon Tropis 93S dan 95W Terpantau Aktif, Simak Dampaknya Faktor pemicu Hujan lebat yang berpotensi terjadi pada periode mudik ini dipicu oleh sejumlah fenomena cuaca, salah satunya aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang bergeser ke fase 6 dan 7 (Western Pacific) dalam sepekan ke depan, sehingga konsentrasi pembentukkan awan hujan lebih dominan terjadi di wilayah Indonesia bagian timur. Selain itu, Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuatorial juga diprakirakan aktif di Sumatra dan Kalimantan bagian utara, sebagian Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua. Keduanya disebut dapat mendukung peningkatan aktivitas konvektif serta potensi hujan di wilayah tersebut. Bibit Siklon Tropis 95W juga diperkirakan masih persisten di Samudera Pasifik Utara Papua. Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum 20 knots, tekanan udara minimum 1006 hPa, dan pergerakan ke arah timur laut menjauhi wilayah Indonesia. Bibit siklon ini menginduksi terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di Samudra Pasifik Utara Pulau Halmahera hingga utara Papua Barat. “Daerah konvergensi lain juga diprakirakan terbentuk di sebagian besar wilayah Indonesia, yang mana kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut,” terang BMKG. BMKG juga memantau pembentukan daerah tekanan rendah di Australia bagian utara yang menginduksi terbentuknya daerah pertemuan angin yang memanjang dari NTB, NTT, Maluku bagian selatan, hingga Laut Arafuru. Menurut BMKG, dengan kelembapan udara yang juga masih cukup tinggi, serta labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal di beberapa wilayah, BMKG menyebut kondisi ini berpotensi meningkatkan curah hujan secara signifikan di sebagian wilayah Indonesia. (lom/dmi) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT prediksi bmkg cuaca mudik mudik lebaran mudik lebaran 2026 lebaran 2026 arus mudik bmkg ARTIKEL TERKAIT Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini 10 Maret: Potensi Hujan Ringan Apakah Cuaca Ekstrem Masih ‘Teror’ Jakarta Pekan Ini? Cek Kata BMKG Bibit Siklon Tropis 93S dan 95W Terpantau Aktif, Simak Dampaknya Daftar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Saat Libur Lebaran Sampai Kapan Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah? Penyebab Hujan dan Angin Kencang di DKI dan Sekitarnya 5-9 Maret REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Jemaah Menteri zahir penghargaan kepada wanita Malaysia
Jemaah Menteri zahir penghargaan kepada wanita Malaysia
Raih Jackpot dengan Slot Bet 300: Peluang Emas Menanti
Raih Jackpot dengan Slot Bet 300: Peluang Emas Menanti
Sampai Kapan Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah?
Sampai Kapan Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah?
