China Kembangkan Baterai Nuklir Mini, Awet 50 Tahun Tanpa Harus Dicas login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Sains China Kembangkan Baterai Nuklir Mini, Awet 50 Tahun Tanpa Harus Dicas CNN Indonesia Senin, 09 Mar 2026 10:07 WIB Bagikan: url telah tercopy Perusahaan asal China membuat baterai mini bertenaga nuklir yang diklaim bisa memuat daya listrik untuk 50 tahun tanpa perlu diisi ulang atau maintenance. (Foto: www.betavolt.tech) Jakarta, CNN Indonesia — Perusahaan asal China membuat baterai mini bertenaga nuklir yang diklaim bisa memuat daya listrik untuk 50 tahun tanpa perlu diisi ulang atau maintenance.Perusahaan rintisan China Betavolt merupakan nama di balik pembuatan baterai bernama BV100 ini.Lihat Juga :Anthropic Kena Blacklist Pentagon, Claude AI ‘Meledak’ di iPhone ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Perusahaan yang berbasis di Beijing tersebut mengatakan BV100 adalah baterai nuklir pertama yang berhasil meminiaturisasi energi atom. BV100 menempatkan isotop nickel-63 dalam modul yang berukuran sekitar 15 x 15 x 5 milimeter, atau lebih kecil dari sekeping uang logam.Betavolt mengatakan baterai mereka telah memasuki tahap uji coba dan rencananya akan diproduksi massal untuk penggunaan komersial seperti ponsel dan drone. “Baterai energi atom Betavolt dapat memenuhi kebutuhan catu daya yang tahan lama dalam berbagai skenario, seperti kedirgantaraan, peralatan AI, peralatan medis, mikroprosesor, sensor canggih, drone kecil, dan robot mikro,” ujar perusahaan tersebut, dikutip dari The Independent.”Inovasi energi baru ini akan membantu China menjadi yang terdepan dalam babak baru revolusi teknologi AI,” tambahnya.Betavolt menjelaskan baterai nuklirnya dapat menghasilkan daya 100 mikrowatt dan tegangan 3V, dengan hanya ukuran 15x15x5 milimeter kubik.Dikarenakan ukurannya yang mungil, baterai ini bisa dipasang dalam jumlah banyak untuk menghasilkan energi lebih besar.Pilihan RedaksiProyek ‘Matahari Buatan’ China Pecahkan Batasan Fusi NuklirAsteroid 2024 YR4 Berpeluang Tabrak Bulan, Apa Efeknya Buat Bumi?Studi Kontroversial Klaim Badai Matahari Bikin Gempa Bumi, Benarkah?Di sisi ketahanan, Betavolt mengklaim baterai ini tidak mudah terbakar atau meledak. Selain itu, baterai ini juga mampu bekerja pada suhu berkisar antara -60 hingga 120 derajat Celsius.”Baterai energi atom yang dikembangkan oleh Betavolt benar-benar aman, tidak memiliki radiasi eksternal, dan cocok untuk digunakan pada perangkat medis seperti alat pacu jantung, jantung buatan, dan koklea dalam tubuh manusia,” kata perusahaan tersebut.”Baterai energi atom ramah lingkungan. Setelah masa peluruhan, 63 isotop tersebut berubah menjadi isotop tembaga yang stabil, non-radioaktif dan tidak menimbulkan ancaman atau mencemari lingkungan,” lanjutnya.Baterai bertenaga nuklir sebenarnya bukan hal baru. Jauh sebelum Betavolt, para ilmuwan di Uni Soviet dan Amerika Serikat telah mengembangkan teknologi baterai nuklir untuk digunakan di pesawat ruang angkasa, sistem bawah air, dan stasiun ilmiah jarak jauh, tetapi baterai termonuklir memiliki harga sangat mahal dan ukurannya super besar. (lom/dmi) [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT baterai nuklir betavolt energi atom baterai mini nuklir ARTIKEL TERKAIT AS-Iran Ribut Soal Nuklir, Bill Gates Malah Bangun Reaktor Kepala BRIN Proyeksi Pembangkit Listrik Nuklir Beroperasi Sebelum 2032 VIDEO: Crane Raksasa Beraksi Pasang Kubah Reaktor Nuklir di Inggris Pusat Nuklir di Natanz Rusak Digempur Israel, Radiasi Terdeteksi Fasilitas Nuklir Diserang, Iran Laporkan Tak Ada Peningkatan Radiasi Mengenal Fasilitas Nuklir Iran yang Jadi Sasaran Serang Israel REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
OpenAI Mau Kembangkan Teknologi AI Militer Canggih, ChatGPT Ditinggal
OpenAI Mau Kembangkan Teknologi AI Militer Canggih, ChatGPT Ditinggal
Sosiolog UGM: Demokrasi Kita Sedang Tidak Baik-baik Saja
Sosiolog UGM: Demokrasi Kita Sedang Tidak Baik-baik Saja
Penjawat awam Selangor terima Insentif Khas Aidilfitri sebulan gaji
Penjawat awam Selangor terima Insentif Khas Aidilfitri sebulan gaji
