Inspiratif, Mahasiswa UGM Bikin Inovasi Layanan Psikologi Berbasis AI – Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA id EN Email Perpustakaan Mahasiswa Staff Alumni Pendaftaran Sarjana dan Sarjana Terapan International Undergraduate Program (IUP) Pascasarjana Bantuan Keuangan & Beasiswa Tinggal di Kampus Biaya Pendidikan Pelajar Internasional Pendidikan Fakultas dan Sekolah Kalender Akademik Diktisaintek Berdampak Fasilitas Belajar UGM Online Kanal Pengetahuan LMS ELOK UGM Aplikasi Web SIMASTER E-Jurnal UGM Channel Internet Ruang Kerja Bersama Literasi Bahasa Inggris dengan AI Sumber Daya Siswa Aplikasi SIMASTER SIMASTER VNext Student Mobile Apps – IOS SIMASTER VNext Student Mobile Apps – Android Perpustakaan Fasilitas Organisasi Kemahasiswaan Kantor Internasional Transportasi Dukungan Klinik Kesehatan Rumah Sakit Akademik Health Promoting University Pusat Krisis Keamanan dan Keselamatan Penelitian Penelitian Sorotan dan Dampak Tinggi Publikasi Buku Produk Pusat Penelitian Keahlian Jaringan Kemenristekdikti LPDP Fasilitas Penelitian LPPT UGM 10 Learning Centers Open Data Manajemen Lab Terpadu Manajemen Penelitian Manajemen Etik dan Penguatan Integritas Research Administration Etichal Clearance Pengabdian Pengabdian Highlight dan High Impact KKN PPM KKN ECL Desa Binaan Teknologi Tepat Guna Pendidikan Untuk Pembangunan Berkelanjutan Unit Tanggap Bencana Pusat Regional Keahlian UMKM Layanan Suara Kita Aspirasi UGM Whistleblowing System lapor.go.id Layanan Darurat dan Pusat Krisis Layanan Kesehatan Terpadu Kontak Darurat Pusat Krisis Satgas PPKS Layanan Terpadu University Services Layanan Laboratorium Terpadu Layanan Homestay UGM Asrama Mahasiswa Layanan Pengadaan Layanan Terpadu Layanan Alumni Campus Visit Layanan Data dan Informasi Search UGM Peta Kampus UGM dalam Angka Layanan Informasi Publik Laporan Keuangan Agenda Layanan Elektronik/E-Mall UGM Online SIMASTER VNext Parents – Android SIMASTER Vnext Parents – IOS Virtual Campus Tour Tentang Tentang UGM Sambutan Rektor Visi dan Misi Tugas dan Fungsi Organisasi Direktorat dan Unit Kerja Sejarah Makna Lambang Himne Gadjah Mada Panduan Identitas SDGs SDGs Portal SDGs Dashboard SDGs dengan AI Berita Peduli Bencana Email Perpustakaan Mahasiswa Staff Alumni Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA BeritaPenelitian dan InovasiInovasi Teknologi Inspiratif, Mahasiswa UGM Bikin Inovasi Layanan Psikologi Berbasis AI Inovasi Teknologi 4 Maret 2026, 09.45 Oleh : gusti.grehenson Berawal dari kisah temannya yang memiliki keluhan kesehatan mental, Giga Hidjrika Aura Adkhy (23) terinspirasi menciptakan inovasi berbasis artificial intelligence (AI). Inspirasi tersebut muncul ketika ia tengah mengikuti program pertukaran mahasiswa di University of Liverpool, Inggris, pada 2024 karena melihat temannya yang memiliki keluhan kesehatan mental dan dapat mengakses dengan mudah layanan psikolog di Universitas tersebut. Layanan psikolog di kampus tersebut didapatkan dengan mudah hanya melalui fasilitas percakapan di telepon seluler. Giga adalah mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berhasil mendapatkan pengakuan atas inovasinya “UGM-AICare (Aika)” dengan meraih Juara Pertama (First Winner) dalam kategori “Play Track” pada kompetisi bergengsi tingkat Internasional, EDU Chain Hackathon pada 2025 dengan hadiah total untuk pemenang sebesar 250 ribu dollar Amerika Serikat. Berbeda dengan keadaan di Indonesia, Giga menuturkan jumlah layanan psikolog dengan mahasiswa yang membutuhkan masih timpang sehingga belum tercipta interaksi yang insentif seperti yang dilakukan di University of Liverpool. Dari situlah idenya menciptakan Aika, yang didesain untuk menjadi teman berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan kemampuan berkomunikasi yang baik, sehingga pengguna merasa seperti mengobrol dengan teman sungguhan. “Motivasi proyek UGM-AICare ini selain untuk syarat kelulusan saya adalah untuk mendukung teman-teman mendapatkan proper mental health care,” katanya kepada wartawan, Rabu (4/4). Menurut Giga, salah satu keunggulan Aika adalah layanan berbasis percakapan teks yang menggali dan menganalisis keluhan psikologis pengguna untuk menentukan langkah tindak lanjut. Jika keluhan tergolong ringan, Aika dapat memberikan saran mandiri seperti teknik pernapasan atau istirahat cukup, namun bila membutuhkan bantuan profesional, Aika langsung menghubungkan pengguna dengan psikolog. Berbeda dengan AI large language model (LLM) generatif yang cenderung pasif, Aika sebagai AI agent dapat bertindak lebih otonom dan berfungsi sebagai jembatan antara pengguna dan psikolog manusia. Sistem Aika dikembangkan dengan pendekatan yang menyerupai metode kerja psikolog, yakni menggali permasalahan melalui percakapan untuk memahami kondisi pengguna. Dari interaksi tersebut, Aika akan menyusun rangkuman, penilaian awal, kemungkinan diagnosis, serta rekomendasi bantuan yang kemudian langsung diteruskan kepada psikolog. Dalam implementasinya, Aika memiliki tiga pengguna utama, yaitu mahasiswa sebagai pengguna layanan, psikolog atau konselor sebagai penerima laporan dan pemberi tindak lanjut, serta admin yang mengelola keseluruhan sistem. “Aika tidak menggantikan peran psikolog, melainkan berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan mahasiswa dengan konselor secara lebih cepat dan terarah, termasuk menghubungkan langsung ke psikolog apabila dibutuhkan pendampingan lebih lanjut, ” ujarnya. Selain membantu proses awal konseling, Aika juga dapat memantau kondisi pengguna pascakonseling melalui pengingat e-mail, dan ke depan akan terintegrasi dengan Telegram untuk membentuk support group antar pengguna.“Penggunaan AI sebagai lapisan awal layanan kesehatan mental membantu mengurangi hambatan psikologis seperti rasa malu, takut, atau ragu untuk bercerita,” paparnya. Ia berharap inovasi ini akan terus dikembangkan. Sebab, melalui Aika maka privasi selalu terjaga, pengguna lebih leluasa menyampaikan keluhan, sehingga diharapkan semakin banyak orang berani mengakses layanan psikologi dan mendapatkan penanganan sejak dini. Penulis : Astri Wulandari Editor : Gusti Grehenson Foto : Dok. Giga Tags: Laynanan Psikologi SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur SDGs Berita Terkait Mahasiswa UGM Ajak Masyarakat Menjaga Kebersihan Pantai Parangtritis 21 November 2025 Beras Presokazi, Inovasi Pangan Premium dari UGM untuk Gizi Keluarga Indonesia 19 November 2025 Tim Peneliti UGM Kembangkan Alat Deteksi Risiko Gangguan Kesehatan Otot dan Rangka Tulang Belakang 14 Oktober 2025 Berita Terbaru Memicu Autofagi, Ketahui Manfaat Puasa untuk Kesehatan 4 Maret 2026 Prodi Antropologi, Arkeologi dan Sastra Inggris FIB UGM Peringkat 1 di Indonesia 4 Maret 2026 Kembangkan Storage Box Tanpa Listrik, Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Malaysia 4 Maret 2026 Ins
Inspiratif, Mahasiswa UGM Bikin Inovasi Layanan Psikologi Berbasis AI
