UGM dan Pemkab Manggarai Timur Kerja Sama Penguatan SDM dan Penanganan Stunting

UGM dan Pemkab Manggarai Timur Kerja Sama Penguatan SDM dan Penanganan Stunting – Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA id EN Email Perpustakaan Mahasiswa Staff Alumni Pendaftaran Sarjana dan Sarjana Terapan International Undergraduate Program (IUP) Pascasarjana Bantuan Keuangan & Beasiswa Tinggal di Kampus Biaya Pendidikan Pelajar Internasional Pendidikan Fakultas dan Sekolah Kalender Akademik Diktisaintek Berdampak Fasilitas Belajar UGM Online Kanal Pengetahuan LMS ELOK UGM Aplikasi Web SIMASTER E-Jurnal UGM Channel Internet Ruang Kerja Bersama Literasi Bahasa Inggris dengan AI Sumber Daya Siswa Aplikasi SIMASTER SIMASTER VNext Student Mobile Apps – IOS SIMASTER VNext Student Mobile Apps – Android Perpustakaan Fasilitas Organisasi Kemahasiswaan Kantor Internasional Transportasi Dukungan Klinik Kesehatan Rumah Sakit Akademik Health Promoting University Pusat Krisis Keamanan dan Keselamatan Penelitian Penelitian Sorotan dan Dampak Tinggi Publikasi Buku Produk Pusat Penelitian Keahlian Jaringan Kemenristekdikti LPDP Fasilitas Penelitian LPPT UGM 10 Learning Centers Open Data Manajemen Lab Terpadu Manajemen Penelitian Manajemen Etik dan Penguatan Integritas Research Administration Etichal Clearance Pengabdian Pengabdian Highlight dan High Impact KKN PPM KKN ECL Desa Binaan Teknologi Tepat Guna Pendidikan Untuk Pembangunan Berkelanjutan Unit Tanggap Bencana Pusat Regional Keahlian UMKM Layanan Suara Kita Aspirasi UGM Whistleblowing System lapor.go.id Layanan Darurat dan Pusat Krisis Layanan Kesehatan Terpadu Kontak Darurat Pusat Krisis Satgas PPKS Layanan Terpadu University Services Layanan Laboratorium Terpadu Layanan Homestay UGM Asrama Mahasiswa Layanan Pengadaan Layanan Terpadu Layanan Alumni Campus Visit Layanan Data dan Informasi Search UGM Peta Kampus UGM dalam Angka Layanan Informasi Publik Laporan Keuangan Agenda Layanan Elektronik/E-Mall UGM Online SIMASTER VNext Parents – Android SIMASTER Vnext Parents – IOS Virtual Campus Tour Tentang Tentang UGM Sambutan Rektor Visi dan Misi Tugas dan Fungsi Organisasi Direktorat dan Unit Kerja Sejarah Makna Lambang Himne Gadjah Mada Panduan Identitas SDGs SDGs Portal SDGs Dashboard SDGs dengan AI Berita Peduli Bencana Email Perpustakaan Mahasiswa Staff Alumni Universitas Gadjah Mada UNIVERSITAS GADJAH MADA BeritaSeputar KampusKerjasama UGM dan Pemkab Manggarai Timur Kerja Sama Penguatan SDM dan Penanganan Stunting Kerjasama 10 Maret 2026, 12.40 Oleh : triya.andriyani Universitas Gadjah Mada menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, melalui penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di kampus UGM, Selasa (10/3). Kesepakatan ini menjadi landasan penguatan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan proram pengentasan stunting. Sebagai bagian dari implementasi kerja sama, berbagai program pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Wening Udasmoro, menjelaskan bahwa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami persoalan masyarakat secara langsung. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa belajar mengidentifikasi potensi sekaligus tantangan yang dihadapi masyarakat di berbagai daerah. “Mahasiswa kami didorong untuk mengenali situasi di lapangan, melihat potensi lokal, lalu bersama masyarakat mencari cara agar potensi itu berkembang dan memberi manfaat ekonomi maupun sosial,” ujarnya. Menurut Wening, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi penting agar kegiatan akademik yang dilakukan mahasiswa dapat menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Pemerintah daerah memiliki pemahaman yang kuat terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat di wilayahnya. Dengan sinergi tersebut, kegiatan pengabdian mahasiswa dapat diarahkan pada isu strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, termasuk upaya percepatan penurunan stunting. “Kami berharap kerja sama ini memungkinkan mahasiswa dan pemerintah daerah mengidentifikasi persoalan bersama, lalu mengembangkan program yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. Selain pengabdian masyarakat, kerja sama ini juga membuka peluang penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan tinggi. Wening menjelaskan bahwa UGM saat ini mendorong peningkatan jumlah mahasiswa magister dan doktoral dari berbagai daerah di Indonesia. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerataan pendidikan tinggi agar talenta dari berbagai wilayah memiliki kesempatan mengembangkan kapasitas akademiknya. “Kami sangat terbuka menerima mahasiswa S2 dan S3 dari Manggarai Timur, karena pemerataan pendidikan tinggi penting agar pembangunan pengetahuan tidak terpusat di wilayah tertentu saja,” ungkap Wening. Sementara itu, Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, menyambut baik terjalinnya kerja sama ini dan menilai kontribusi UGM telah dirasakan masyarakat di daerahnya. Ia menuturkan bahwa sejumlah mahasiswa UGM sebelumnya telah melaksanakan program KKN tematik di Manggarai Timur yang berfokus pada penanganan stunting. Program tersebut dilaksanakan di wilayah yang masih menghadapi angka stunting cukup tinggi sehingga membutuhkan pendekatan kolaboratif dari berbagai pihak. “Kami melihat langsung bagaimana mahasiswa UGM bekerja di lapangan, termasuk dalam program KKN tematik yang berkaitan dengan penanganan stunting di Manggarai Timur,” kata Agas. Menurut Agas, peningkatan akses pendidikan bagi generasi muda juga menjadi perhatian penting dalam pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur selama ini berupaya memberikan dukungan pendidikan melalui berbagai program bantuan bagi mahasiswa yang melanjutkan studi di perguruan tinggi. Ia berharap kerja sama dengan UGM dapat membuka peluang lebih luas bagi putra-putri Manggarai Timur untuk mengenyam pendidikan tinggi berkualitas. “Harapan saya ke depan semakin banyak anak-anak Manggarai Timur yang bisa berdiri dan belajar di kampus ini,” ujarnya. Selain pendidikan, Agas menilai penguatan sektor kesehatan juga perlu mendapat perhatian dalam pembangunan daerah. Ia menyebut peningkatan kapasitas tenaga kesehatan serta pendekatan berbasis masyarakat penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Kolaborasi dengan perguruan tinggi dinilai dapat membantu menghadirkan inovasi berbasis riset untuk menjawab persoalan kesehatan masyarakat. “Kami berterima kasih atas kontribusi UGM selama ini dan berharap kerja sama ini terus berlanjut untuk mendukung pembangunan di Manggarai Timur,” tuturnya. Kerja sama antara UGM dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan berbagai program

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *