Patuhi PP Tunas, TikTok Nonaktifkan Hampir 1 Juta Akun Anak login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Teknologi Informasi Patuhi PP Tunas, TikTok Nonaktifkan Hampir 1 Juta Akun Anak CNN Indonesia Selasa, 14 Apr 2026 17:44 WIB Bagikan: url telah tercopy Menkomdigi Meutya Hafid mengungkapkan TikTok telah menonaktifkan 780.000 akun anak di bawah 16 tahun. Pemerintah terus awasi kepatuhan platform digital. (Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Naufal Oktavian) Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan perkembangan terbaru terkait kepatuhan platform digital terhadap implementasi PP Tunas, salah satunya TikTok yang diperkirakan telah mencapai satu juta akun.”Per tanggal 10 April 2026, Tiktok telah menonaktifkan 780.000 akun anak di bawah 16 tahun untuk Indonesia. Kami belum punya data yang hari ini, karena ini adalah data 10 April, tapi kami menghitung dari rata-rata dilakukan takedown, berarti sudah hampir 1 juta per hari ini,” ujar Meutya di Kantor Komdigi di Jakarta, Selasa (14/4).Lihat Juga :YouTube Belum Respons Surat Teguran, Komdigi Tunggu Hingga Besok ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Sejak PP Tunas diberlakukan penuh pada 28 Maret, pengawasan terhadap platform digital terus diperketat. Pemerintah melakukan pemantauan intensif guna memastikan kepatuhan berjalan secara nyata dan tidak sekadar komitmen di atas kertas.TikTok menjadi salah satu platform yang dinilai menunjukkan progres signifikan. Platform ini telah menyerahkan surat komitmen kepatuhan kepada pemerintah terkait implementasi PP Tunas dan aturan turunannya. Selain itu, TikTok juga telah mempublikasikan batas usia minimum pengguna, yakni 16 tahun, melalui halaman pusat bantuan.TikTok juga baru satu-satunya platform yang melaporkan jumlah akun anak yang telah diblokir sebagai pemenuhan kepatuhan.”Ini menjadi langkah awal kemenangan bagi publik Indonesia, anak-anak yang di bawah 16 tahun yang berjumlah 70 juta serta khususnya orang tua,” tutur Meutya.Lihat Juga :MyRepublic Air Resmi Meluncur, Harga Cuma Rp100 Ribu/BulanMeutya juga berharap langkah ini diikuti oleh platform lain untuk segera menyampaikan data penanganan serupa.Di sisi lain, Menkomdigi menyoroti platform gim Roblox yang dinilai belum sepenuhnya patuh. Meski telah melakukan sejumlah penyesuaian fitur secara global, masih ditemukan celah, terutama terkait fitur komunikasi yang memungkinkan anak berinteraksi dengan orang tak dikenal.”Banyak masukan dari orang tua yang menginginkan ada perlindungan lebih kuat, khususnya di platform game,” terang Meutya..Selain Roblox, platform YouTube juga disebut masih dalam proses pemenuhan aturan. Pemerintah telah memberikan teguran pertama secara formal dan kini menunggu langkah konkret dari mereka. Meski telah terdapat penyesuaian tampilan terkait batas usia, pemerintah menegaskan bahwa kepatuhan harus tegas dan tidak bersifat ambigu.Lebih lanjut, pemerintah akan terus melanjutkan komunikasi dengan platform yang belum patuh, sembari menunggu laporan dari platform lain yang diberi tenggat waktu hingga tiga bulan untuk menyampaikan hasil penilaian risiko mereka. (lom/dmi) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT akun anak pp tunas tiktok menkomdigi ARTIKEL TERKAIT Patuhi PP Tunas, Roblox Luncurkan Akun Kids untuk Batasi Pengguna YouTube Belum Respons Surat Teguran, Komdigi Tunggu Hingga Besok PP Tunas Sisir Akun Anak Di Medsos, Apa Tujuannya? Roblox dan TikTok Lakukan Penyesuaian Bertahap Patuhi PP Tunas Google Diberi Waktu 7 Hari Buat Patuh PP Tunas Ikut Aturan Komdigi, Meta Nonaktifkan Akun Anak Secara Bertahap REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG Add as a preferred source on Google TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Sharks are ingesting drugs in the Bahamas
Sharks are ingesting drugs in the Bahamas
A new study questions when people first reached South America
A new study questions when people first reached South America
4 bahagian Bersatu Perak didakwa dibubar
4 bahagian Bersatu Perak didakwa dibubar
