Hujan Lebat Masih Bakal Guyur RI di Masa Pancaroba, Ini Dalangnya login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Climate Hujan Lebat Masih Bakal Guyur RI di Masa Pancaroba, Ini Dalangnya CNN Indonesia Minggu, 12 Apr 2026 09:01 WIB Bagikan: url telah tercopy Ada berbagai wilayah yang berpotensi hujan lebat semasa pancaroba, peralihatn dari musim hujan ke kemarau. (CNN Indonesia/Safir Makki) Jakarta, CNN Indonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut potensi hujan lebat masih cukup tinggi pada masa peralihan menuju musim kemarau ini.”Hasil analisis angin zonal menunjukkan dominasi angin timuran di sebagian besar wilayah Indonesia, yang mengindikasikan bahwa beberapa daerah mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau,” kata BMKG dalam Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 10-16 April.”Meski demikian, sejumlah dinamika atmosfer lainnya masih berperan dalam mendukung potensi hujan di beberapa wilayah Indonesia,” tambahnya. ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Lihat Juga :Jakarta Masih Rutin Hujan, Belum Masuk Musim Kemarau?BMKG memperkirakan fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) melintasi sebagian wilayah Sumatra, perairan selatan Banten, dan perairan utara Papua, sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di kawasan tersebut. Kemudian, BMKG juga memantau adanya Gelombang Rossby Ekuatorial yang bergerak ke arah barat diprakirakan aktif di sebagian wilayah Jawa, Bali, NTB, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, serta sebagian Papua.Sementara itu, Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur juga diprakirakan aktif melintasi sebagian besar Sumatra, Kalimantan, dan sebagian Papua.Sirkulasi siklonik juga disebut berpotensi muncul di Samudra Hindia barat daya Banten dan Laut Banda.”Keberadaan sistem-sistem ini dapat memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah terdampak,” jelas BMKG.Pada skala lokal, kondisi labilitas atmosfer juga terpantau cukup kuat di sejumlah daerah, sehingga semakin mendukung proses konvektif.Sejumlah wilayah telah lebih dulu mengalami awal musim kemarau seperti sebagian kecil Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, hingga Papua Barat.Lihat Juga :Seberapa Kuat El Nino Bakal Hantam Indonesia? Ini Kata PakarSementara itu, sejumlah wilayah lain disebut tengah berada dalam masa peralihan, seperti wilayah Jakarta yang diperkirakan masuk musim kemarau pada Mei dasarian pertama.Berikut daftar wilayah yang berpotensi hujan lebat sepekan ke depan:10-12 AprilHujan lebat-sangat lebat- Sumatra Utara- Kepulauan Bangka Belitung- Bengkulu- Lampung- Jawa Barat- Jawa Tengah- DI Yogyakarta- Jawa Timur- Sulawesi Tengah- MalukuAngin Kencang- Sumatra Barat- Papua Barat- Papua13-16 AprilHujan lebat-sangat lebat- Jawa Barat- Sulawesi Tengah- Sulawesi Barat- Papua PegununganAngin kencang- Papua Barat Daya (lom/fea) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT hujan lebat bmkg pancaroba madden-julian oscillation gelombang rossby fenomena atmosfer cuaca ekstrem ARTIKEL TERKAIT Daftar Daerah Ini Masih Diguyur Hujan di Awal Kemarau, Apa Pemicunya? Jakarta Masih Rutin Hujan, Belum Masuk Musim Kemarau? Seberapa Kuat El Nino Bakal Hantam Indonesia? Ini Kata Pakar Musim Kemarau Mulai Bikin Panas, BMKG Ungkap Deret Ancamannya Waspada Potensi Hujan Lebat di Banten Imbas Sirkulasi Siklonik Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Lebat, Daerah Mana Saja Terdampak? REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG Add as a preferred source on Google TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Amaran cuaca panas tahap dua di Padang Terap, Kedah
Amaran cuaca panas tahap dua di Padang Terap, Kedah
Konflik Asia Barat: Trump dakwa Iran mahu berunding, enggan beri butiran
Konflik Asia Barat: Trump dakwa Iran mahu berunding, enggan beri butiran
Jumlah Kelas Menengah RI Turun, Minimnya Ketersediaan Lapangan Pekerjaan
Jumlah Kelas Menengah RI Turun, Minimnya Ketersediaan Lapangan Pekerjaan
