Masuk Musim Kemarau, Kenapa Deret Daerah Ini Masih Diguyur Hujan? login register logout For You Nasional Politik Hukum & Kriminal Peristiwa Pemilu Info Politik BERITA TERBARU Internasional Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika BERITA TERBARU Ekonomi Keuangan Energi Bisnis Makro Corporate Action BERITA TERBARU Olahraga Sepakbola Moto GP F1 Raket BERITA TERBARU Teknologi Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi Climate BERITA TERBARU Otomotif Tren Mobil Motor E-Vehicle Commercial Info Otomotif BERITA TERBARU Hiburan Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom BERITA TERBARU Gaya Hidup Health Food Travel Trends BERITA TERBARU CNN TV Ragam Foto Video Infografis Indeks Fokus Kolom Terpopuler Features Search History Loading… Teknologi Climate Daftar Daerah Ini Masih Diguyur Hujan di Awal Kemarau, Apa Pemicunya? CNN Indonesia Sabtu, 11 Apr 2026 21:32 WIB Bagikan: url telah tercopy Ilustrasi. Sejumlah wilayah di Indonesia masih diguyur hujan dengan intensitas tinggi meski kalender klimatologis telah memasuki awal musim kemarau pada April. (Foto: CNN Indonesia/ Adi Ibrahim) Jakarta, CNN Indonesia — Sejumlah wilayah di Indonesia masih diguyur hujan dengan intensitas tinggi meski kalender klimatologis telah memasuki awal musim kemarau pada April.Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menegaskan bahwa fenomena tersebut merupakan karakteristik masa transisi musim.Lihat Juga :Jakarta Masih Rutin Hujan, Belum Masuk Musim Kemarau? ADVERTISEMENT SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT “Awal musim kemarau selalu berbeda-beda dari daerah ke daerah. Tidak semuanya bermula dari April,” katanya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (31/3).Berdasarkan catatan BMKG pada periode 30 Maret hingga 1 April, hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi di berbagai daerah, antara lain: Maluku: 134,3 mm/hari (sangat lebat)Sumatra Barat: 86,6 mm/hariSumatra Utara: 77,6 mm/hariSulawesi Selatan: 76,0 mm/hariAceh: 75,6 mm/hariGorontalo: 60,5 mm/hariKalimantan Barat: 58,3 mm/hariNusa Tenggara Barat: 57,5 mm/hariSelain itu, wilayah seperti Jakarta dan sekitarnya juga masih rutin diguyur hujan.”Per hari ini belum masuk kemarau. [Kemungkinan musim kemarau di Jakarta] mulai Mei dasarian pertama,” kata Ardhasena.BMKG menjelaskan, hujan di awal kemarau dipicu oleh berbagai dinamika atmosfer, mulai dari aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial, Kelvin, hingga Mixed Rossby-Gravity (MRG), serta fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO).Selain itu, peralihan dari Monsun Asia ke Monsun Australia turut membentuk pola angin dan konvergensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan.Lihat Juga :Seberapa Kuat El Nino Bakal Hantam Indonesia? Ini Kata Pakar”Sehingga meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan baik di sekitar pusat sirkulasi maupun di wilayah yang dipengaruhi pola angin tersebut,” ujar BMKG.BMKG mencatat, baru sekitar 7 persen zona musim di Indonesia yang telah memasuki musim kemarau. Sementara sebagian besar wilayah lainnya akan menyusul secara bertahap pada April hingga Juni 2026.Wilayah yang lebih dulu memasuki kemarau antara lain sebagian Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua Barat.Puncak musim kemarau di Indonesia diperkirakan terjadi pada Agustus 2026 di lebih dari 60 persen wilayah. (wpj/dmi) Add as a preferred source on Google [Gambas:Video CNN] Bagikan: url telah tercopy TOPIK TERKAIT musim kemarau hujan cuaca indonesia bmkg fenomena atmosfer iklim ARTIKEL TERKAIT Jakarta Masih Rutin Hujan, Belum Masuk Musim Kemarau? Seberapa Kuat El Nino Bakal Hantam Indonesia? Ini Kata Pakar Musim Kemarau Mulai Bikin Panas, BMKG Ungkap Deret Ancamannya Waspada Potensi Hujan Lebat di Banten Imbas Sirkulasi Siklonik Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Lebat, Daerah Mana Saja Terdampak? Kemarau Diprediksi Lebih Kering dan Panjang, Ini Daerah Terdampak REKOMENDASI UNTUKMU LIHAT SEMUA LIHAT SEMUA LAINNYA DI DETIKNETWORK LIVE REPORT LIHAT SELENGKAPNYA TERPOPULER Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG Add as a preferred source on Google TELUSURI Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup berbuatbaik.id CNN TV IKUTI KAMI © 2026 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2026 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed with permission. Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber | Karir | Disclaimer CNN U.S. | CNN International | CNN en ESPAÑOL | CNN Chile CNN México | العربية | 日本語 | Türkçe
Related Posts
Jabatan Perikanan pinda Peraturan-Peraturan Perikanan, perkukuh aspek kawal selia
Jabatan Perikanan pinda Peraturan-Peraturan Perikanan, perkukuh aspek kawal selia
IMF benarkan Mesir keluarkan dana AS$2.3 bilion selepas semakan program
IMF benarkan Mesir keluarkan dana AS$2.3 bilion selepas semakan program
This baby sling turns sunlight into treatment for newborn jaundice
This baby sling turns sunlight into treatment for newborn jaundice
